Beberapa waktu lalu, Doddy Sudrajat pernah mengklaim bahwa putri keduanya, Mayang, dilamar oleh pengusaha asal Turki.
Tak main-main, Doddy Sudrajat bahkan menyebut bahwa putrinya itu dilamar dengan 20 ekor unta dengan harga per ekornya mencapai Rp 1 hingga Rp 1,5 miliar.
Namun, hingga saat ini, tak ada bukti apapun yang menunjukkan bahwa adik Vanessa Angel itu memang benar-benar dilamar oleh seorang pengusaha Turki.
Malah, dalam sebuah talkshow baru-baru ini, Doddy Sudrajat membuat pernyataan yang berbeda lagi dengan yang pernah ia ucapkan beberapa saat lalu.
Kepada Ruben Onsu, Doddy Sudrajat menyebut bahwa harga unta yang ditawarkan oleh pengusaha Turki saat itu untuk melamar anaknya adalah Rp 100 juta sampai Rp 150 juta.
"Di Turki katanya, maharnya itu unta. Kita bingung kan, kok unta. Memang di sana , katanya melamarnya, nggak selalu unta sih, tapi kebanyakan unta . Mau dilamar 20 unta. Satu unta itu kalau nggak salah, di sana sekitar 100 lah, sampai 150 juta," kata Doddy Sudrajat.
"Jadi tergiur ya?" sindir Ruben Onsu.
Tentu saja pernyataan Doddy Sudrajat itu membuat banyak warganet bertanya-tanya, lantaran harga unta yang disebutnya berbeda dengan pernyataannya di awal.
"Nggak ngapalin teks ini si Deddy, jadi salah kan harganya , padahal diteks kan 1,5 M," komentar warganet.
Baca Juga: 6 Rekomendasi Drama Korea yang Diperankan oleh Idol K-pop Cewek
"Ada yang mau ngundang mereka berdua lagi ga ya... kali aja harga unta berubah lagi jadi 15 juta," kata warganet.
"Harga unta itu sekitar 11-12 jutaan... 150 juta itu unta jenis apa sih? Orang Arab aja lamaran gak ada yang pake unta.. kok dia ngide amat!" sahut warganet lain.
"Bukan lupa miin.. mungkin sekarang harga untanya udah anjlok gara-gara dibahas terus sama si Doddy," duga warganet yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?