Atta Halilintar tak terima usai putrinya Ameena Hanna Nur Atta terus dibully seorang netizen di Instagramnya.
Ia pun membagikan tangkapan layar komentar seorang netizen yang melakukan perundungan terhadap Ameena dengan menyebut anaknya sebagai anak down syndrome hingga anak idiot.
"Anak down syndrom yang gak bisa bersosialisasi ketakutan kalau ketemu teman sebaya bisanya jago di kandang doank @kpai_official," tulis netizen yang membully Ameena dikutip dari Instagramnya Atta Halilintar dari Instagramnya, Sabtu (10/6/2023).
Selain itu, netizen juga menyebut Ameena sebagai anak berkebutuhan khusus (ABK).
"Pintar apa nya down syndrom suaranya diedit-edit dulu biasa bisa apa-apa sekolah di dalam rumah privat sama guru sekolah luar biasa SLB anak kebutuhan khusus biar gak idiot," kata netizen itu.
Perundungan yang dilakukan netizen membuat Atta Halilintar murka. Sebab akun tersebut membully Ameena lebih dari satu kali.
"Anak saya ada salah apa sama ibu??? Anak saya banyak kurang dimata ibu??
Dibilang oon, d*wn*ndrom, i*iot dll... (ini baru sebagian masih banyak lagi ibu ini ngatain anak kami)," ucap Atta Halilintar di akun Instagramnya.
Suami Aurel Hermansyah itu mengaku heran seorang ibu-ibu yang memiliki anak bisa membully anak orang lain.
Kata Atta Halilintar, mulanya ia tak menggubris bully-an netizen itu. Namun kata Atta Halilintar akun tersebut semakin menghina dan membully putrinya.
Baca Juga: Pegadaian Buka Lowongan Kerja, Simak Detailnya Berikut Ini
Bahkan kata Atta Halilintar, sang istri yang tengah hamil juga mendapat cacian dari netizen tersebut
"Heran ibu2 punya anak bisa ngatain anak orang lain.. di diemin seminggu makin2 ngatain dimana2.. istri saya hamil aja sampe di dm2 maki2 anak saya kasian bumil keganggu bu," ucap Atta Halilintar.
Lebih lanjut, Atta Halilintar menuturkan tak ada orangtua yang terima jika anaknya dibully meski dirinya bekerja di dunia hiburan.
Ia juga meminta netizen agar tak membanding-bandingkan anak yang dimiliki dengan orang lain.
"Ga ada orang tua yg terima anaknya dibilang begini... bukan karna kita kerja di entertainment jadi halal kalau dihinan anak bayi perempuan kita..ga usah banding bandingin anak kita dana ank orang. Semua anak2 itu pemberian Tuhan terbaik buat kita. Semoga jadi pelajaran bersama.
Selain itu, menantu Anang Hermansyah dan Ashanty serta Kris Dayanti itu juga mengingatkan netizen tersebut bahwa tak sulit untuk mengungkap identitas yang menghina anaknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Lahan 10 Hektare Dikunci! Pemkab Sukabumi Siapkan Pusat Pemerintahan Baru di Utara
-
Permainan Indah Persija Tak Bertuah, Mauricio Souza Gerah: Kami Harus Bisa Cetak Gol!
-
Data Pribadi Dicatut, Komisioner Bawaslu Kota Sukabumi Terjebak Kredit Macet
-
Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital
-
6 HP dan Tablet Terbaru Redmi April 2026: Ada Ponsel Murah hingga Flagship Gaming
-
Rekam Jejak Mubahalah: Ahmad Dhani hingga Rizieq Shihab, Kini Syekh Ahmad Al Misry Ditantang
-
Review Serial Sins of Kujo: Realita Pahit Hukum yang Memihak Para Kriminal
-
Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi
-
HUT Depok ke-27 Ternoda: Rapat Paripurna Digelar Eksklusif, Jurnalis 'Diusir' dari Gedung Rakyat
-
Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga