Nama Tasyi Athasyia jadi perbincangan publik usai ex-karyawan memberi pengakuan pengalaman pahit kerja bareng selebgram itu.
Namun, dibalik permasalahan itu, mencuat isu buzzer untuk menaikkan namanya di Twitter dan rela merogoh kocek Rp17 juta.
Kabar Tasyi menggunakan buzzer dibocorkan lewat obrolan chat, di mana mereka meminta menaikkan kata ‘Fakta Tasyi’ agar trending di Twitter.
Bantuan buzzer ini dimanfaatkan untuk membela Tasyi yang sebelumnya kena masalah karena ex-karyawan Tasyi mengaku telah mendapatkan perlakukan yang gak adil sebab gajinya yang ditahan oleh sang bos.
Lalu muncullan ‘Fakta Tasyi’ yang membela Tasyi dan menyebut ex-karyawan kurang bersykur padahal sudah mendapatkan perlakukan baik dari bosnya.
Lantas banyak yang curiga bahwa ini merupakan kerjaan buzzer untuk membersihkan nama Tasyi.
Melansir herstory, buzzer merupakan individu atau kelompok yang berperan dalam menyuarakan suatu isu. Buzzer berperan dalam menyetir orang lain dalam isu tertentu dengan menyuarakan hal yang sama secara terus-menerus.
Biasanya buzzer menyuarakan pendapatnya melalui media sosial, seperti Twitter, Facebook, Instagram, dan lainnya. Dengan ramainya penggunaan kata tertentu yang sudah disepakati oleh buzzer, maka kata tersebut akan trending dan menjadi pembicaraan publik.
Buzzer memang bekerja sesuai dengan permintaan terkait isu apa yang ingin digaungkan.
Pekerjaan buzzer dapat dilakukan secara perorangan maupun kelompok.
Baca Juga: KPK Pastikan Tahan Andhi Pramono Tersangka Gratifikasi Bea dan Cukai Makassar
Biasanya banyak yang menggunakan jasa buzzer agar mendapatkan sorotan di media sosial dan diperhatikan oleh netizen.
Saat ini pihak Tasyi belum memberikan komentar terkait kabar itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard