/
Senin, 12 Juni 2023 | 20:59 WIB
Tasyi Athasyia dan Tasya Farasya (Instagram/tasyafarasya)

Nama Tasyi Athasyia jadi perbincangan publik usai ex-karyawan memberi pengakuan pengalaman pahit kerja bareng selebgram itu.

Namun, dibalik permasalahan itu, mencuat isu buzzer untuk menaikkan namanya di Twitter dan rela merogoh kocek Rp17 juta.

Kabar Tasyi menggunakan buzzer dibocorkan lewat obrolan chat, di mana mereka meminta menaikkan kata ‘Fakta Tasyi’ agar trending di Twitter.

Bantuan buzzer ini dimanfaatkan untuk membela Tasyi yang sebelumnya kena masalah karena ex-karyawan Tasyi mengaku telah mendapatkan perlakukan yang gak adil sebab gajinya yang ditahan oleh sang bos.

Lalu muncullan ‘Fakta Tasyi’ yang membela Tasyi dan menyebut ex-karyawan kurang bersykur padahal sudah mendapatkan perlakukan baik dari bosnya. 
Lantas banyak yang curiga bahwa ini merupakan kerjaan buzzer untuk membersihkan nama Tasyi.

Melansir herstory, buzzer merupakan individu atau kelompok yang berperan dalam menyuarakan suatu isu. Buzzer berperan dalam menyetir orang lain dalam isu tertentu dengan menyuarakan hal yang sama secara terus-menerus.

Biasanya buzzer menyuarakan pendapatnya melalui media sosial, seperti Twitter, Facebook, Instagram, dan lainnya. Dengan ramainya penggunaan kata tertentu yang sudah disepakati oleh buzzer, maka kata tersebut akan trending dan menjadi pembicaraan publik.

Buzzer memang bekerja sesuai dengan permintaan terkait isu apa yang ingin digaungkan. 

Pekerjaan buzzer dapat dilakukan secara perorangan maupun kelompok. 

Baca Juga: KPK Pastikan Tahan Andhi Pramono Tersangka Gratifikasi Bea dan Cukai Makassar

Biasanya banyak yang menggunakan jasa buzzer agar mendapatkan sorotan di media sosial dan diperhatikan oleh netizen.

Saat ini pihak Tasyi belum memberikan komentar terkait kabar itu.

Load More