Di Indonesia, wanita berusia 25 tahun atau lebih yang belum menikah kerap kali mendapat tekanan sosial. Komentar pedas seperti dicap tak laku pun bisa didapat, seperti yang pernah dialami Nagita Slavina.
Dalam video yang diunggah ulang akun TikTok @dwiani622, Nagita Slavina berbagai pengalamannya saat masih berusia 25 tahun dan belum menikah.
Hal itu sempat membuatnya rendah diri, terlebih Nagita Slavina sampai disebut tak laku oleh para orang tua di anggota keluarganya.
"Umur 25 tahun itu belum punya calon suami. Dulu keluarga suka gitu 'umur 25 perempuan belum punya jodoh nanti gimana, kamu nggak laku'. Kayak orang-orang yang dituakan itu, 'kamu tuh nggak laku ya,' gitu," beber Nagita Slavina, dikutip Rabu (14/6/2023).
"Sempat drop juga, cuma menurut gue ya namanya pernikahan hubungan satu sama lain itu kan bukan kompetisi," imbuhnya.
Namun istri Raffi Ahmad itu sadar bahwa kalau memang belum ada yang cocok di hati, tak masalah belum menikah di usia matang.
Di sisi lain, Nagita Slavina juga mengungkapkan tidak masalah jika wanita mendekati pria yang disukai lebih dulu.
"Menurut gue, hari gini nggak cuma laki-laki aja sih yang pendekatan. Perempuan juga bisa. Mungkin kamu suka sama seseorang. Kenapa nggak mencoba untuk mendekatkan diri? Selama dengan batasan yang seharusnya," beber ibu dua anak ini.
Baca Juga: Inara Rusli Benarkan Jatah Ibu Virgoun Hanya Rp2,7 Juta: Kesepakatan Bersama
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan