Rezky Aditya kembali jadi sorotan publik ketika hukum telah mengakui bahwa ia adalah ayah biologis dari putri Wenny Ariani.
Pengakuan itu buntut dari ditolaknya kasasi yang diajukannya ditolak oleh Mahkamah Agung (MA).
Saat ini Wenny sedang berupaya mempertemukan putrinya dengan Rezky. Namun, tidak akan memaksa suami Citra Kirana itu karena suda memberikan kesempatan selama dua tahun terkhir untuk bertemu anaknya.
"Saya nunggu dari sana (Rezky Aditya). Sudah dua tahun kita berikan kesempatan seluas-luasnya, namun tidak ada iktikad baik," kata Wenny Ariani saat konferensi pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (14/6/2023).
"Kalau dari pihak Rezky tidak ada keinginan untuk bertemu Kekey, buat apa kita paksakan?" ujar dia.
"Sama Kekey pun saya akan tanya, (saat ini) dia juga baru kenal, saya tidak mau memaksakan untuk ketemu. Tapi saya juga tidak akan bilang tidak untuk Kekey bertemu dengan ayahnya, saya pasti kasih jalan," katanya lagi.
Meskipun begitu ia akan tetap mengusahakan pertemuan ayah dan anak itu.
"Sebagai ibunya Kekey, ya berhubungan baik dengan Rezky dan memperjuangkan hak atas anak saya serta kewajiban-kewajiban Rezky sebagai ayah selayaknya untuk menafkahi anaknya," kata Wenny.
"Kalau berhubungan baik, tidak, untuk saya. Jikalau Kekey dimungkinkan ke arah sana, saya akan lihat dulu dari pihak Rezky," ujarnya lagi.
Baca Juga: Indonesia Open 2023: Anthony Ginting Melenggang Mulus ke 16 Besar
Untuk diketahui, pada 2021, Wenny Ariani mengaku memiliki anak di luar nikah dari hubungannya dengan Rezky Aditya. Namun, Rezky membantah bahwa anak itu adalah darah dagingnya.
Wenny kemudian menggugat di PN Tangerang. Gugatannya ditolak dan berlanjut ke banding.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional