Beredar kabar yang menarasikan bahwa saat ini Puan Maharani telah bergabung dengn Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk mendukung Anies Baswedan dalam Pilpres 2024.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 27,7 ribu pengikut bernama LINTAS OPINI melalui sebuah video yang diunggah pada 15 Juni 2023.
"Wow menakjubkan !! Akhirnya puan Maharani resmi bersatu ke Demokrat demi dukung Anies di 2024" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Kamis (15/6/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa sebagai thumbnail dengan narasi berikut:
"MENGGEMPARKAN
DIBAWAH KOMANDO MEGA
PUAN MAHARANI & AHY BERSATU USUNG ANIES PILPRES 2024"
Namun begitu, apakah benar di bawah komando Megawati, Puan dan AHY bersatu untuk mendukung Anies?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Puan dan AHY yang bersatu untuk mendukung Anies Baswedan dalam Pilpres 2024.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Megawati memberi komando Puan dan AHY untuk mendukung Anies Baswedan.
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau pun berita kredibel yang menyatakan Puan Maharani dan AHY bersatu untuk mendukung Anies Baswedan dalam Pilpres 2024.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan Puan dan AHY bersatu untuk mendukung Anies dalam Pilpres 2024 merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Ahok Pimpin Penyidik KPK Obrak Abrik Kantor Cikeas
-
Sekolah Masuk Tahun Ajaran Baru, Ketua DPR Ingatkan Jangan Sampai Praktik Pungli Merajalela
-
PDIP Mau Buka Komunikasi dengan Demokrat, NasDem Singgung Soal Pelakor
-
CEK FAKTA: KPU Nyatakan Ganjar Tidak Lolos Pendaftaran Pilpres, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Nagita Slavina Nyatakan Dukungan Pilih Anies Baswedan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim