Beredar video dua orang pria mengenakan baju proyek sengaja melempar anjing ke rawa untuk dijadikan umpan buaya. Video tersebut kemudian diunggah ulang akun Instagram @Animals Hope Shelter yang mengutuk perbuatan sejumlah pekerja proyek tersebut karena dianggap menyiksa binatang.
Dari video yang beredar itu terlihat dua orang pria mengenakan baju proyek berwarna biru dan merah memegang paksa seekor anjing.
Kemudian keduanya mengayun anjing tersebut ke arah rawa yang diketahui sudah ada buaya yang sedang menanti makanan.
Saat melempar mereka juga memberikan aba-aba.
“Satu...dua..tiga.. lepas,” ucap suara di video.
Anjing tersebut terlempar dan tampak mengerang ketika buaya melahapnya.
Sementara para pekerja itu terlihat bergembira dengan aksi yang mereka lakukan.
”sikaattt,.” ujar salah seorang, sambil tertawa-tawa.
Melihat aksi biadap tersebut akun @Animals Hope Shelter membuat sayembara untuk menangkap siapa pelaku di video tersebut.
Baca Juga: Balasan Menohok Kiky Saputri pada Netizen yang Sindir Kecantikannya
Mereka juga tak segan akan menjebloskan orang-orang di video itu ke pengadilan. Akun Instagram tersebut menyebut bahwa mereka diduga adalah pekerja di Pertamina di Kalimantan.
"SAYEMBARA SEBESAR 30JUTA RUPIAH UNTUK MENGIDENTIFIKASI 3 PELAKU DALAM VIDEO INI
.
Alhamdulilah, Puji Tuhan Halelluyah, team Bang @doniherdaru di Kalimantan Utara sudah bergerak dan salah sau pelaku dalam video bernama Jajang sudah diperiksa
.
PAGI INI (JUMAT) MEREKA BERTIGA AKAN DIPANGGIL MENGHADAP DIRUT PERTAMINA
.
Saya pagi ini sudah terbang ke Tarakan lalu naik speed boat ke Nunukan Sembakung langsung ke Polres membuat laporan resmi
Mohon doanya ta temen2 agar saya, Bang @doniherdaru dan Dok Sus @pejatenshelter bisa menyeret 3 pelaku ke pengadilan," tulis akun tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026