/
Senin, 19 Juni 2023 | 16:23 WIB
Cek Fakta: Donald Trump Menangis saat Mendengar Putri Ariani Lantunkan Ayat Suci Al-Qur'an, Benarkah? (Thumbnail YouTube)

Beredar kabar yang menarasikan bahwa mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menangis saat mendengar Putri Ariani melantunkan ayat suci Al-Quran.

Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 257 ribu pengikut bernama Zara Entertainment melalui sebuah video yang diunggah pada 17 Juni 2023.

"MERINDING LANTUNAN AYAT SUCI AL-QUR'AN PUTRI ARIANI BIKIN DONALD TRUMP MENANGIS DALAM ISTANA U.S.A" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Senin (19/6/2023).

Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar thumbnail yang telah direkayasa.

Namun begitu, apakah benar lantunan ayat suci Al-Qur'an Putri Ariani membuat Donald Trump menangis?

Penjelasan

Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Donald Trump yang menangis karena lantunan ayat suci Al-Qur'an dari Putri Ariani.

Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Putri Ariani melantunkan ayat suci Al-Quran di hadapan Donald Trump.

Faktanya, Putri Ariani tidak pernah melantunkan ayat suci Al-Qur'an di hadapan Donald Trump di gedung putih atau Istana Kepresidenan Amerika Serikat.

Baca Juga: Masjid Berusia 206 Tahun di Cimahi Bakal Direhab dengan Anggaran Rp5 Miliar

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'MERINDING LANTUNAN AYAT SUCI AL-QUR'AN PUTRI ARIANI BIKIN DONALD TRUMP MENANGIS DALAM ISTANA U.S.A' merupakan klaim yang salah.

Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More