Penggiat Media Sosial, Denny Siregar menilai bahwa saat ini Partai Demokrat tengah mengeluarkan senjata utama dalam menghadapi Pilpres 2024.
Hal itu, menurut Denny, terlihat melalui manuver politik yang dilakukan oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mulai menjalin keakraban dengan Partai PDI Perjuangan.
Dengan bertemu Puan Maharani, menurut Denny, AHY memberikan sinyal bahwa ia memiliki sekoci lain dalam pesta demokrasi.
"Demokrat mengeluarkan senjata utamanya berupa ancaman untuk keluar dari Koalisi Perubahan" ujarnya dalam Youtube Cokro TV, dikutip Selasa (20/6/2023).
Denny menilai bahwa yang dilakukan AHY demi kepastian mengenai posisinya dalam kursi calon wakil presiden (cawapres) dari Anies Baswedan.
Seakan mendukung langkah yang dilakukan Demokrat, Denny mengatakan partai tersebut sebaiknya mengambil tangan dari Puan.
"Demokrat harus berpikir secara rasional, bukan lagi rasional, Ganjar Pranowo sekarang adalah pilihan terbaik," jelasnya.
Sebelumnya, AHY dan Puan dijadwalkan bertemu pada Minggu (18/6) pagi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/6), mengatakan pertemuan AHY dengan Puan merupakan momentum penting untuk masa depan bangsa yang didasarkan pada semangat politik rekonsiliasi.
Baca Juga: Lama Dinantikan, DP 2 Konfirmasi Tayang Bulan Depan!
"Pertemuan ini merupakan momentum yang penting untuk masa depan bangsa, khususnya demokrasi di Indonesia. Niat baik kedua pemimpin muda ini tentu didasarkan pada semangat politik rekonsiliasi, yang akan memulai babak baru bagi hadirnya sinergi, kolaborasi, dan gotong royong di antara sesama anak bangsa," katanya.
Riefky yakini, pertemuan AHY dan Puan akan memberikan contoh baik bagi generasi muda, sekaligus menjadi angin segar bagi masa depan perpolitikan Tanah Air.
"Dengan niat dan tujuan yang baik, pertemuan Mas AHY dan Mbak Puan ini insyaallah akan membuahkan hasil yang baik pula," terang Riefky.
Tag
Berita Terkait
-
Bertemu Kaisar Naruhito, Puan Tekankan Pentingnya Hubungan Generasi Muda RI-Jepang
-
Jebolan UGM Siap Beradu di Pemilu, Begini Tanggapan Pengamat
-
Bocoran dari Hasto PDIP Soal Cawapres Ganjar; Bulan September Diharapkan Sudah Mengerucut
-
CEK FAKTA: Suami Puan Maharani Akui Korupsi BTS 4G Sebagai Pundi-Pundi Partai Hadapi Pemilu 2024, Benarkah?
-
Rodrigo de Paul dan Leandro Paredes Sapa Penonton Jelang Timnas Indonesia vs Argentina
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dari Hutan hingga Laut, Masyarakat Adat Knasaimos Petakan Wilayah Kelola: Mengapa Ini Penting?
-
Peneliti ITS kembangkan Solar Chimney, Apa Itu dan Apa Keunggulannya?
-
Perubahan Iklim Tak Hanya Soal Teknologi, Mengapan Pengaruh Sosial Juga Berperan Penting?
-
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus di Sekolah, Penuh Harapan untuk Indonesia Maju
-
Horor Subuh di Mesuji! Saat Eks Suami Gelap Mata Lepaskan Tembakan ke Mantan Istri
-
Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina
-
Praktis Tinggal Usap, Ini 5 Micellar Wipes Pilihan untuk Kulit Berjerawat
-
Telkom Selesaikan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim Masuk Rumah Sakit, Biro Pers: Mari Kita Berdoa
-
Gugat Prosedur Tapi Abaikan Substansi, Strategi Febrie Adriansyah Dinilai Gagal Yakinkan Publik