Loyalis Anies Baswedan, Musni Umar menilai pertemuan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pelataran Hutan Kota kompleks GBK Jakarta (18/6/2023) hanya gimik politik.
Akibat pertemuan itu, kata Musni, ramai diberitakan bahwa Puan memberikan informasi kepada AHY bahwa dia masuk nominasi Cawapres untuk mendampingi Ganjar Pranowo, Capres PDIP.
"Itu gimik politik untuk menarik perhatian publik menjelang pesta demokrasi 2024," tutur Musni Umar dikutip lewat akun Twitter pribadi miliknya @musniumar, Selasa (20/6/2023).
Dirinya justru meyakini, bahwa Megawati Soekarnoputri sebagai penentu Capres dan Cawapres PDIP tidak akan merestui AHY menjadi Cawapres untuk mendampingi Ganjar Pranowo yang merupakan Capres PDIP.
Setidaknya ada tiga alasan yang diutarakan oleh Musni.
Pertama, dirinya meyakini bahwa Mega tidak akan mau memberi karpet merah kepada AHY untuk menjadi calon Wakil Presiden apalagi calon Presiden RI.
"Kedua, Ibu Mega dan PDIP sudah mempersiapkan Puan untuk menjadi Wakil Presiden dan Presiden RI di masa depan," paparnya.
Sedangkan yang ketiga, Musni menduga bahwa Cawapres yang akan mendampingi Ganjar Pranowo, kemungkinan besar adalah tokoh senior yang diharapkan tidak mempunyai kesempatan pemilu berikutnya untuk menjadi Capres 2029 karena faktor umur.
Dari asumsi itu, dirinya kemudian mempertanyakan kembali tujuan bertemunya kedua petinggi partai itu.
Baca Juga: Sandiaga Uno Heran Utang Mandalika Capai Triliunan: Pemerintah Sudah Lakukan Perhitungan
"Dugaan saya, Puan Maharani, Ketua DPP PDIP ingin membuat Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) tidak nyaman dan tidak solid," katanya.
"Sementara AHY ingin mendapatkan insentif politik dari partai penguasa dalam menghadapi PK Moeldoko di MA," lanjut Musni.
Berita Terkait
-
Puan Jawab Peluang Bertemu Anies di Tanah Suci: Tujuannya Ibadah, Kalau Ketemu Bukan untuk Politik
-
Survei Menyatakan Elektabilitas Ganjar di Bawah Anies, Eko Widodo: Rakyat Sudah Cerdas Ogah Pilih Capres Boneka!!
-
Megawati Disebut Tak Akan Restui AHY Jadi Cawapres Ganjar Pranowo: PDIP Sudah Mempersiapkan Puan
-
Gegara Sebutkan Kata Ini Jadi Sinyal Kaesang Pangarep akan Gabung ke PDIP: Pahamkan Itu Identik dengan Partai Mana..
-
Sebut Pertemuan Puan dan AHY Ancaman untuk Koalisi, Denny Siregar: Ganjar Pranowo Sekarang adalah Pilihan Terbaik
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar