/
Rabu, 28 Juni 2023 | 21:13 WIB
Yenny Wahid (Instagram/@yennywahid)

Nama Yenny Wahid yang mulai dilirik sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Anies Baswedan di pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang mulai memunculkan spekulasi berbagai pihak.

Salah satunya Ketua DPP Bidang Penerangan Pemilu Partai Nasional Demokrat (NasDem) Effendy Choiri yang optimis bahwa Yenny Wahid bisa menambah dukungan terhadap Anies dan KPP.

"Sebab Ia ini merupakan representasi Nahdlatul Ulama yang bisa menarik dukungan dari nadline maupun Gus durian," kata Effendy, dalam pernyataannya dikutip dari Liberte Suara, Rabu (28/6/2023).

Berbeda dengan Effendy, pengamat politik Adi Prayitno justru menilai Partai NasDem akan memiliki pekerjaan rumah jika memilih Yenny Wahid sebagai cawapresm mendampingi Anies Baswedan.

Adi menilai, elektabilitas Yenny disebut tidak bisa meningkatkan kekuatan Anies di pilpres mendatang. 

Sedangkan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai jauh lebih kuat ketimbang Yenny Wahid.

Selain itu, menurut Adi, pekerjaan kedua NasDem jika Yenny terpilih mejadi cawapres Anies adalah memastikan soliditas internal dan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

"Demokrat memberikan sinyal kemungkinan hengkang dari koalisi jika AHY tidak terpilih menjadi pendamping Anies, sebab Demokrat kini tengah membangun komunikasi dengan PDIP," kata Adi.

Pekerjaan NasDem selanjutnya, ujar Adi, adalah meyakinkan Putri presiden keempat Abdurrahman Wahid itu.

Baca Juga: Daftar Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2023

Sebab, Yenny Wahid belum tentu tertarik untuk menjadi pendamping Anies Baswedan.

Load More