/
Kamis, 29 Juni 2023 | 15:07 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan ucapan selamat Idul Adha 1444H/2023M kepada umat muslim di Indonesia. 

Yaqut berharap Idul Adha dijadikan momentum untuk meningkatkan solidaritas kemanusiaan dan kedermawanan bangsa.

"Mari kita menjadikan Idul Adha ini untuk meningkatkan solidaritas kemanusiaan dan kedermawanan bangsa," ujar Yaqut dari Tanah Suci yang dikutip Mamagini.Suara.com dari keterangan tertulisnya, Kamis (29/6/2023). 

Hal ini menurut Yaqut, sesuai dengan keteladanan dari Nabi Ibrahim AS. 

"Nabi Ibrahim AS, bapak para nabi, merupakan sosok yang memiliki kemanusiaan dan kedermawanan yang luar biasa. Beliau memiliki kepekaan sosial yang sangat baik," ucap Yaqut.

Yaqut menjelaskan Nabi Ibrahim AS memiliki kekayaan yang banyak, termasuk hewan ternak.

Namun hal ini tidak membuat Nabi Ibrahim AS lalai. Bahkan, Nabi Ibrahim tak segan untuk membagi apa yang dimilikinya. 

Terlebih, bila yang meminta adalah tamu yang datang kepadanya. Itu merupakan sikap Nabi Ibrahim untuk memanusiakan orang lain. Ini pula yang kemudian membuat Nabi Ibrahim AS dikenal dengan julukan Abu Ad-Duyuf atau Bapak Para Tamu. 

"Semangat untuk memuliakan kemanusiaan dan kedermawanan Ibrahim ini yang perlu kita contoh dari Ibrahim AS pada momentum Iduladha," ucap Yaqut. 

Baca Juga: 5 Pelajaran Drama Korea 'It's Okay, That's Love' yang Dibintangi oleh DO EXO

Sementara khusus bagi jemaah haji yang sejak kemarin mulai melakukan lempar jumrah, Yaqut berpesan seluruh agar tetap menjaga kesehatan.

"Pertama, jemaah harus jaga stamina, jangan lakukan kegiatan yang tidak diperlukan," tutur Yaqut.

Selain itu, Yaqut juga meminta jemaah tetap mengikuti arahan petugas dan pembimbing haji.

"Jangan ambil inisiatif-inisiatif sendiri. Ikuti saja. Karena di Mina ini puncak kebutuhan fisik, jemaah sangat membutuhkan kekuatan fisik. Saya harap jemaah tetap jaga stamina dan ikuti pembimbing ibadah," papar Yaqut.

Lebih lanjut, Yaqut mengimbau bagi jemaah lansia dapat meminta bantuan untuk badal lempar jumrah kepada jemaah yang lebih kuat fisiknya atau petugas haji. 

"Perjalanan menuju jamarat ditempuh dengan jalan kaki dan ini sangat menguras energi. Terlebih saat ini cuaca di tanah suci sangat panas," ucap Yaqut.

"Kami minta untuk jemaah haji lansia, cukup beristirahat di dalam tenda Mina, dan membadalkan lempar jumrahnya. InsyaAllah ibadah hajinya tetap sempurna," sambungnya. 

Load More