Sinetron Indosiar kerap menjadi perbincangan lantaran jalan ceritanya yang tak masuk akal. Belakangan, yang banyak disorot adalah cerita tentang profesi jasa keliling, mulai dari foto copy keliling, setrika keliling, hingga makeup keliling.
Lantaran dinilai absurd dan tak masuk akal, para kreator konten pun banyak yang membuat parodi sinetron Indosiar. Mereka membuat kisah yang lebih tak masuk akal, mulai dari jasa kocok keliling, bersihin upil keliling, hingga bikin anak keliling.
Bahkan, tak sedikit kreator konten yang menyematkan logo mirip Indosiar di kontennya, sehingga membuat orang benar-benar mengira itu adalah cuplikan sinetron Indosiar asli.
Terkait dengan maraknya konten parodi tersebut, Indosiar akhirnya memberi peringatan tegas kepada para kreator konten. Dalam akun Instagram resminya @indosiar, stasiun televisi swasta tersebut mengunggah peringatan terkait hal ini.
"Sehubungan dengan maraknya penggunaan tanpa izin dan penyalahgunaan logo dan program Indosiar di berbagai sosial media, dengan ini diumumkan bahwa logo, simbol, motto, dan program (termasuk tetapi tidak terbatas pada judul, nama peran, cuplikan program) dan semua hak untuk menggunakannya adalah milik eksklusif Indosiar," tulis Indosiar.
"Indosiar melarang setiap penggunaan hak kekayaan intelektual milik indosiar tanpa izin sebelumnya, baik untuk kepentingan pribadi maupun dipublikasikan di berbagai media termasuk sosial media. Dalam hal masih ditemukan pelanggaran, Indosiar akan menempuh jalur hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," tulisnya lagi.
Namun, alih-alih mendapat dukungan, peringatan tertulis Indosiar ini justru dibanjiri nyinyiran warganet. Dikutip dari akun Instagram @duta_gibah, tak sedikit warganet yang mengkritik balik tim kreatif televisi swasta tersebut lantaran membuat tontonan yang tak bermutu.
"Baper njir wkwkwk, lagian sinetron-sinetronnya mengundang perbincangan melulu," salah satu warganet malah menertawakan.
"Lah makanya kalo bikin film pake otak dong," komentar warganet lain.
"Seharusnya Indosiar ini yang dituntut karena tontonannya gak mutu. Giliran disentil baper," warganet balik julid.
Baca Juga: Idaman Mama Muda, Ini Makanan Indonesia Favorit dari Elkann Baggott
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan