Beredar kabar yang menarasikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak permintaan maaf Ketua BEM UI dan memutuskan untuk menempuh jalur hukum.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 208 ribu pengikut bernama SEPUTAR INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 2 Juli 2023.
"TOLAK PERMINTAAN MAAF KETUA BEM UITUDUHAN TERHADAP JOKOWI HARUS DI BAWA KE RANAH HUKUM..." begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Kamis (6/7/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"KETUA BEM UI NGEMIS2 MINTA MAAF
JOKOWI MENOLAK DAMAI DAN MENEMPUH JALUR HUKUM"
Namun begitu, apakah benar Jokowi menolak permintaan maaf Ketua BEM UI dan memutuskan untuk menempuh jalur hukum?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Jokowi yang menolak permintaan maaf Ketua BEM UI dan memilih menempuh jalur hukum.
Unggahan tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Ketua BEM UI meminta maaf kepada Jokowi.
Baca Juga: Ciri dan Gejala Antraks, Penyakit yang Ditularkan dari Hewan Ternak
Unggahan tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Jokowi melaporkan Ketua BEM UI ke polisi.
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau pun berita kredibel yang menyatakan bahwa Jokowi menolak permintaan maaf Ketua BEM UI dan memilih menempuh jalur hukum.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'KETUA BEM UI NGEMIS2 MINTA MAAF, JOKOWI MENOLAK DAMAI DAN MENEMPUH JALUR HUKUM' merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Jokowi Serahkan 4 Calon Bos OJK ke DPR
-
Resmikan Bandara Ewer di Asmat Papua Selatan, Jokowi: Ini Membuka Isolasi
-
5 Fakta Penting Kunjungan Jokowi ke Papua, Apa Agendanya?
-
Kunker ke Papua, Ini Agenda yang Bakal Dijalani Jokowi
-
CEK FAKTA: Istri Simpanan Ferdy Sambo Ditangkap karena Terlibat Kasus Brigadir J?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan