Suara.com - Antraks merupakan penyakit serius dan langka. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri pembentuk spora, Bacilus anthracis. Lantas bagaimana kita bisa tahu jika kita terserang antraks? Bagaimana ciri dan gejala antraks?
Supaya kita bisa mengetahui apakah kita terserang antraks atau tidak, kita harus mengetahui ciri-ciri dan gejala antraks terlebih dahulu. Antraks adalah penyakit langka yang bisa menjadi infeksi berbahaya jika tidak tersedia obatnya di sekitar kita.
Antraks terkenal sebagai penyakit yang mudah dijumpai di hewan ternak. Akan tetapi, manusia pun juga bisa terinfeksi penyakit ini juga ia berinteraksi langsung dengan hewan yang sakit.
Meskipun sebenarnya belum ada bukti nyata bahwa antraks dapat menular dari manusia ke manusia, tetapi akan lebih aman jika kita berhati-hati. Lebih baik tidak berkontak langsung dengan apapun objek yang terkontaminasi. Biasanya, bakteri antraks masuk ke dalam tubuh melalui luka di kulit. Anda juga dapat terinfeksi dengan makan daging yang terkontaminasi atau menghirup spora.
Ciri dan gejala antraks
Ada empat rute umum infeksi antraks, masing-masing dengan ciri dan gejala antraks yang berbeda. Dalam kebanyakan kasus, gejala berkembang dalam waktu enam hari setelah terpapar bakteri. Namun, ada kemungkinan gejala antraks inhalasi memakan waktu lebih dari enam minggu untuk muncul.
1. Antraks kulit
Infeksi antraks yang berhubungan dengan kulit (kulit) memasuki tubuh melalui kulit, biasanya melalui luka. Sejauh ini, ini adalah penyakit yang paling umum. Ini juga yang paling ringan. Dengan pengobatan yang tepat, antraks kulit jarang berakibat fatal. Ciri dan gejala antraks kulit meliputi:
- Benjolan yang terangkat dan gatal menyerupai gigitan serangga yang dengan cepat berkembang menjadi luka tanpa rasa sakit dengan pusat bewarna hitam.
- Pembengkakan di kelenjar getah bening yang sakit dan di dekatnya.
- Flu termasuk demam dan sakit kepala.
2. Antraks gastrointestinal
Baca Juga: Kenapa Daging Sapi Tidak Boleh Dicuci? Simak Cara Membersihkan yang Benar
Infeksi antraks gastrointestinal dihasilkan dari makan daging setengah matang dari hewan yang terinfeksi. Hal ini dapat mempengaruhi saluran pencernaan dari tenggorokan ke usus besar. Ciri dan gejala antraks gastrointestial meliputi:
- Mual
- Muntah
- Sakit perut
- Sakit kepala
- Kehilangan nafsu makan
- Demam.
3. Antraks inhalasi
Antraks inhalasi berkembang ketika kita menghirup spora antraks. Antraks jenis ini seringkali berakibat fatal. Ciri dan gejala antraks inhalasi meliputi:
- Gejala seperti flu selama beberapa jam atau hari, seperti sakit tenggorokan, demam ringan, kelelahan dan nyeri otot
- Ada ketidaknyamanan di bagian dada, tapi ringan
- Sesak napas
- Mual
- Batuk darah
- Sakit saat menelan.
Demikian itu ciri dan gejala antraks yang dapat disampaikan, bersumber dari mayo clinic.
Kontributor : Mutaya Saroh
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter