/
Selasa, 11 Juli 2023 | 10:43 WIB
CEK FAKTA: Presiden FIFA Ancam Sanksi PSSI jika JIS Diintervensi, Benarkah? (Thumbnail YouTube)

Beredar kabar yang menarasikan bahwa Presiden FIFA Gianni Infantino mengancam akan memberikan sanksi kepada PSSI jika mengintervensi stadion JIS (Jakarta International Stadium).

Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 108 ribu pengikut bernama TEROPONG ISTANA melalui sebuah video yang diunggah pada 10 Juli 2023.

"BELA ANIES !! PRES1DEN FIF4 ANCAM SANKSI PSS1 JIKA JIS DI INTERVENSI REZIM JKW || BERITA TERBARU" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Senin (10/7/2023).

Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:

"PRESIDEN FIF4 KECAM ERICK USAI STADION JIS ADA INTERVENSI POLITIK DARI REZIM JKW"

Namun begitu, apakah benar Presiden FIFA Gianni Infantino mengancam akan memberikan sanksi kepada PSSI jika mengintervensi stadion JIS?

Penjelasan

Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Presiden FIFA yang mengancam akan memberikan sanksi kepada PSSI jika mengintervensi stadion JIS.

Unggahan tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut ada intervensi politik terkait stadion JIS.

Baca Juga: Gus Miftah Malu Menang Survey Pendakwah Terfavorit

Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau berita kredibel yang menyatakan bahwa Presiden FIFA Gianni Infantino mengancam akan memberikan sanksi kepada PSSI jika mengintervensi stadion JIS.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'BELA ANIES !! PRES1DEN FIF4 ANCAM SANKSI PSS1 JIKA JIS DI INTERVENSI REZIM JKW || BERITA TERBARU' merupakan klaim yang salah.

Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More