Bima Sakti, pelatih timnas Indonesia U-17, mengungkapkan bahwa timnya telah memiliki susunan tim untuk menghadapi Piala Dunia U-17 2023. Ia mengakui bahwa seleksi pemain yang dilakukan di 12 kota, serta pemanggilan pemain diaspora, hanya dilakukan untuk melengkapi kekurangan dalam susunan tim tersebut.
Bima menjelaskan bahwa mayoritas pemain dalam tim adalah skuad yang telah ia pegang sejak Piala AFF U-16 2022 dan kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Meskipun begitu, ia menegaskan bahwa tidak ada keistimewaan bagi pemain-pemain tersebut. Bima memastikan bahwa posisi pemain akan otomatis digantikan oleh pemain lain yang lebih baik jika ada yang tampil lebih baik.
"Sekitar 70-80 persen dari tim sudah terisi dengan pemain-pemain yang sudah lama berada di bawah asuhan saya sejak 2021 saat pembentukan tim, dan juga saat Piala AFF dan kualifikasi Piala Asia kemarin. Itu mayoritas dari skuad," kata Bima pada awak media.
Pelatih asal Balikpapan itu menyatakan bahwa dari susunan tim yang telah dimilikinya, hanya beberapa pemain saja yang akan diambil dari seleksi pemain diaspora dan seleksi di 12 kota. Nantinya, semua pemain terpilih akan dibawa ke Jerman untuk menjalani pemusatan latihan (TC).
"Kami tinggal menambahkan pemain-pemain dari diaspora, dan juga dari hasil seleksi di beberapa kota. Rencananya, Sabtu nanti saya akan melakukan seleksi lagi di Samarinda, Makassar, Manado, dan Banjarmasin," imbuhnya.
Dilihat dari kuotanya, jumlah pemain yang dibutuhkan oleh Bima saat ini semakin sedikit setelah ia memiliki 32 pemain pilihan. Meskipun demikian, peluang tetap terbuka bagi pemain lain untuk menggantikan posisi pemain-pemain yang sudah terpilih. Selain itu, Bima menyatakan kemungkinan bahwa jumlah pemain yang akan dibawa ke Jerman untuk TC bisa lebih dari 34 orang.
"Kami akan mengevaluasi lagi. Jumlah pemain yang akan berangkat ke Jerman mungkin lebih dari 34 orang, tetapi kami harus mempertimbangkan regulasi untuk Piala Dunia agar mengetahui berapa jumlah maksimalnya. Misalnya, pada Piala AFF kemarin, jumlah pemain yang dibawa adalah 28 orang, dan pada kualifikasi Piala Asia kemarin adalah 23 orang. Di Piala Dunia U-17 kemungkinan juga jumlah pemain bisa lebih banyak," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
-
'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak