Kematian anak harimau Alshad Ahmad tengah menjadi perhatian netizen. Lewat akun Instagram, Alshad Ahmad mengungkapkan bahwa salah satu anak harimaunya yang bernama Cenora meninggal pada Senin (24/7/2023).
Kematian Cenora membawa duka yang mendalam bagi sepupu Raffi Ahmad itu.
"Ga nyangka Cenora pergi secepet ini, kita semua berduka yang mendalam. Padahal kemaren baru kesenengan karena nyobain daging enak ya, baru bisa belajar loncat2," tulisnya di caption.
Kematian Cenora rupanya membuat netizen geram. Pasalnya, bukan kali ini saja anak harimau yang dipelihara Alshad Ahmad meninggal.
"Ibarat bayi manusia, bayi hewan juga harusnya dijaga nggak sembarangan orang bisa gendong unyel-unyel apalagi sering dibuat konten….," komentar salah satu netizen.
"Harimau bukan untuk dipelihara gobl*k, udah bukan sekali harimau mati di tangan," komentar yang lain.
"Habitanya di hutan mas bukan di rumah," sahut yang lainnya.
Hingga saat ini belum jelas bagaimana kronologi dan penyebab anak harimau betina itu mati di usianya yang masih bayi.
Lewat Instagram Story, Alshad Ahmad meminta netizen menunggu hasil lab terkait penyebab Cenora mati.
"Di sini kita udah berunding dengan 4 dokter hewan mengenai apa yang terjadi ke Cenora, sudah ada dugaan sementara penyebab Cenora gak bertahan hidup," tulis Alshad Ahmad.
Alshad Ahmad sendiri juga membantah matinya anak harimau yang disayanginya itu disebabkan oleh virus.
"Sementara ini penyebabnya kemungkinan besar bukan karena virus, bukan bakteri juga, pokoknya gue jelasin lengkap di YouTube nanti," kata Alshad Ahmad.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi
-
Ribuan Relawan Makan Bergizi Gratis di NTB Demo Turun ke Jalan
-
Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap
-
Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini
-
Salah Kaprah tentang Makna Benefit yang Tercantum di Iklan Lowongan Kerja
-
Francisco Conceicao: Kami Bukan Pelayan Cristiano Ronaldo!
-
Kejati Sulsel Vs Bahtiar Baharuddin: Saling 'Serang' Bukti di Sidang Praperadilan Bibit Nanas
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius
-
DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna HUT ke-499 Kota Jakarta
-
Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Memperkeruh Situasi Nasional, Komunikasi Presiden Ikut Tersorot