Media sosial tengah dihebohkan dengan cerita seorang wanita berwajah gosong yang disebabkan oleh skincare bermerkuri.
Dalam video yang dibagikannya melalui akun TikTok @nurnnyas, wanita asal Kalimantan Timur bernama Tya itu membagikan pengalaman buruknya dengan skincare bermerkuri.
Tya mengaku kulit wajahnya yang tampak gosong saat ini disebabkan oleh penggunaan produk krim wajah yang mengandung merkuri yang dibelinya di e-commerce beberapa tahun yang lalu.
Pada awal pemakaian, ia mengaku wajahnya terlihat glowing dan mulus bak porselen tanpa pori-pori. Lantaran puas pada hasilnya, Tya pun kembali membeli produk tersebut ketika sudah habis.
Namun, setahun setelah pemakaian, mulai terjadi perubahan pada warna kulitnya.
"Jadi pada 2015 itu, aku masih pakai krim itu, tapi di akhir-akhir tahun kayak muncul flek-flek gitu. Aku pikir akibat kena sinar matahari gitu, karena aku kan kerjanya di lapangan. Tapi kok lama-lama kaya nggak mau hilang," katanya.
Dari yang awalnya hanya bercak hitam pada sebagian wajah, lama-kelamaan malah menyebar ke seluruh bagian wajahnya seiring ia menghentikan penggunaan produk tersebut.
Puncaknya adalah tiga tahun kemudian, flek hitam di wajahnya semakin melebar hingga akhirnya merata di seluruh wajahnya. Inilah yang membuat kulit wajahnya terlihat seperti gosong.
Melihat perubahan drastis pada wajahnya, Tya pun mencari tahu apa yang terjadi padanya. Kemudian, ia menemukan fakta bahwa kondisi wajahnya yang menghitam ini disebabkan oleh okronosis, yaitu kondisi kulit yang ditandai dengan adanya pigmentasi jaringan ikat, ligamen, tulang rawan, dan kulit.
Baca Juga: Lyodra Ungkap Fans Pernah Kasih Hadiah Kecoa: Awalnya Seneng, tapi Makin Lama Kok.....
Dari situlah ia mulai curiga bahwa kondisi kulit wajahnya saat ini merupakan akibat dari penggunaan skincare bermerkuri.
Tya sendiri bukannya tak pernah mencoba berkonsultasi ke dokter kulit. Menurutnya, beberapa kali ia mendatangi klinik kecantikan, diagnosis yang diberikan kebanyakan adalah flek hitam.
Sampai akhirnya ada salah satu diagnosis dari dokter yang paling mendekati dugaannya.
"Selain karena efek merkuri, dia juga bilang kalau kulitku ini flek yang terkena sinar UV, banding okronosis," kata Tya menirukan diagnosis yang diberikan dokter.
Kini, Tya tengah berusaha untuk mendapatkan kembali kulit sehatnya dengan benar-benar berhati-hati dalam memakai produk apapun.
"Bukan nggak boleh pakai skincare, tapi lebih berhati-hati saja," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Juara Baru Bersinar di Final MilkLife Soccer Challenge Jakarta dan Solo
-
Iftar Buffet Wyndham Opi Hotel Palembang Diskon 20 Persen, Ini Menu dan Paket Menginapnya
-
PTBA Serahkan Fasos dan Fasum, Dorong Permukiman Lebih Layak dan Tertata
-
Belajar AI Tanpa Ribet, Internet BAIK Festival Telkomsel Bikin Pelajar Jambi Level Up Skill Digital
-
7 Fakta Kebakaran Hebat di Pabrik Singkong Lampung Tengah yang Viral di Medsos
-
Cek Fakta: Benarkah Klaim Jokowi Resmi Jadi Wantimpres?
-
Film Baru Charlies Angels Siap Diproduksi, Kembalinya Tiga Sosok Ikonik ke Layar Lebar
-
Viral Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Parah, Metro Gempar
-
Tak Cuma BUMI, Ini Saham-saham Bakrie yang Harganya Meroket
-
Anggota DPR Soroti Pengeroyokan Sopir Truk oleh 5 Pegawai Bea Cukai di Batam