Timnas Indonesia U-17 telah berangkat menuju Bali pada Minggu (30/7). Tim yang dikenal dengan julukan Garuda Asia akan melanjutkan pemusatan latihan dan mengikuti dua laga uji coba internasional.
Pelatih tim U-17, Bima Sakti, membawa 34 pemain dalam perjalanan ke Bali. Muhammad Iqbal Gwijangge dan rekan-rekannya akan menghadapi Barcelona Juvenil A dan Kashima Antlers.
Tim U-17 Indonesia sementara berganti nama menjadi Garuda United untuk melawan klub tersebut.
Garuda United akan bermain melawan Barcelona Juvenil A di Stadion Gusti Ngurah Rai, Denpasar, pada Rabu (2/8). Selanjutnya, mereka akan berhadapan dengan Kashima Antlers di tempat yang sama pada Sabtu (5/8).
"Turnamen ini sangat penting dan positif bagi kami setelah menjalani seleksi pemusatan latihan di Jakarta. Kami telah mempersiapkan diri di Bali dan siap menghadapi tantangan dari kedua tim," ujar Bima Sakti, dikutip dari situs resmi PSSI.
"Kami berharap permainan dan mental para pemain semakin berkembang karena akan berhadapan dengan tim-tim sekelas Barcelona Juvenil A dan Kashima Antlers U-18. Mereka memiliki permainan yang sangat baik," tambah Bima Sakti.
Sebelumnya, Bima Sakti telah melakukan promosi dan degradasi pemain. Ia mengeluarkan sembilan pemain dari pemusatan latihan dan memanggil sepuluh pemain baru untuk bergabung.
"Kami berharap para pemain terus berkembang dengan baik dan memiliki persiapan yang solid sebelum melanjutkan pemusatan latihan di Eropa dan berpartisipasi dalam Piala Dunia U-17 2023."
Daftar 34 Pemain tim U-17 Indonesia untuk uji coba di Bali:
1. Ji Da Bin
2. Komang Ananta Pramananda Putra
3. Mohamad Andre Pangestu
4. Muhammad Iqbal Gwijangge
5. Danda Rama Febriyanto
6. Ergun Firlansyah Arif
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?