Elektabilitas calon wakil presiden yang berlatar belakang Nahdlatul Ulama yakni Muhaimin Iskandar, Khofifah Indar Parawansa, dan Yenny Wahid memiliki elektabilitas rendah berdasarkan hasil riset politik Parameter Politik, yang didirikan oleh Adi Prayitno.
Berdasarkan survei, hanya satu nama yang muncul. Namun elektabilitasnya tetap rendah.
“Yang muncul di survei sebagai cawapres itu hanya Khofifah, tapi Khofifah kan kecil suaranya, masih di bawah nama-nama besar [bakal] cawapres lain, masih di bawah Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, Erick Thohir, AHY [Agus Harimurti Yudhoyono]. Khofifah itu cuma masuk lima besar capres, tapi selisih dengan nama-nama cawapres lain, yang tadi saya sebutkan itu jauh,” ujar Adi menjelaskan dikutip dari BBC--jaringan suara.com.
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin juga dianggap memiliki elektabilitas yang rendah dan "masih di kisaran satu atau dua persen."
“Yenny, sebaliknya popularitasnya juga tidak muncul di survei. Tidak ada yang tahu Yenny itu siapa. Apalagi terkonfirmasi dengan elektabilitasnya, enggak ada,” tambah Adi.
Alasan elektabilitas Yenny Wahid rendah karena namanya baru muncul baru-baru ini, sehingga juga tidak muncul dalam survei.
Hasil penelitian Indikator Politik selama satu setengah tahun menunjukkan bahwa elektabilitas di antara ketiganya tidak jauh berbeda, dengan Khofifah muncul sebagai kader NU dengan elektabilitas tertinggi.
Adi dan Bawono bahkan menyebutkan bahwa Mahfud MD memiliki elektabilitas yang lebih tinggi daripada ketiga nama itu. Namun, Adi menyatakan bahwa "tidak ada partai yang tertarik mengusung" Mahfud MD.
Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Jangan Mengandalkan Orang Lain, Rugi Sendiri!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Mobil Tak Kuat Nanjak di Jalur Maut Gentong? Tenang, Pasukan "Ganjal Ban" Polres Tasik Siap Dorong
-
Penjualan Melambat, Produksi Konsol Nintendo Switch 2 Dipangkas
-
Kebrutalan Era Dinasti Joseon 1506 di Novel A Crane Among Wolves
-
Sepekan Jalan Kayu Mas Utara Ambles, Warga Pulogadung Waswas Menanti Perbaikan
-
Sowan ke Jokowi Bersama Forkopimda, Respati Sampaikan Perkembangan Kota Solo, Apa Saja?
-
Hemat BBM Ala Prabowo: PNS Tasik Siap Ngantor Cuma 4 Hari Seminggu, Pelayanan Gimana?
-
Cara Cek Bansos PKH Lewat HP dengan Mudah dan Terbaru 2026
-
Mahfud MD Sebut KPK Pintar dan Cerdik Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
3 Bintang Saint Kitts and Nevis yang Patut Diwaspadai Timnas Indonesia, Ada Pemain Liverpool
-
Jadi Istri Pejabat, Daster Arumi Bachsin Cuma Rp30 Ribuan