Youtuber Pratiwi Noviyanthi beberapa waktu ini menyita perhatian warganet usai anak-anak asuhnya diambil paksa oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang pada Rabu (2/8/23) kemarin.
Mantan Pramugari tersebut dinilai tak memiliki legalitas yang cukup untuk merawat bayi-bayi yang dirawatnya.
Dinsos Tangerang juga menilai Pratiwi Novianthi tidak berhasil mengikuti prosedur yang tepat dalam mengadopsi anak-anak dari orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Sementara itu, saat ini beredar sebuah narasi hoaks yang menyatakan bahwa Pratiwi Noviyanthi bersama pengacara kondang Hotman Paris melaporkan Kemensos dan Dinsos ke polisi atas pencemaran nama baik.
Kabar tersebut disebarkan oleh akun YouTube @RFNETProducion pada Minggu (13/8/23) dan telah dilihat 22 ribu kali oleh warganet.
Dalam unggahannya, akun Youtube tersebut menggunakan judul sebagai berikut: "SIAP-SIAP BAJU OREN HOTMAN & TEH NOVI LAPORKAN KEMENSOS & DINSOS ATAS PENCEMARAN NAMA BAIK UU ITE"
Selain judul yang memuat narasi tidak benar, unggahan tersebut juga disertai dengan gambar thumbnail yang merupakan hasil rekayasa.
CEK FAKTA
Berdasarkan penelusuran, Pratiwi Noviyanthi dan Hotman Paris diketahui tidak melaporkan Kemensos dan Dinsos atas pencemaran nama baik.
Baca Juga: Rizky Ridho dan Dzaky Asraf Dicoret, Ini Update Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-23 2023
Narasi yang menyatakan Pratiwi Noviyanthi dan Hotman Paris laporkan Kemensos dan Dinsos merupakan narasi yang salah atau Hoaks.
Berita Terkait
-
Pria Kalungkan Bendera ke Anjing Jadi Tersangka, Hotman Paris: di Mana Unsur Pidananya?
-
Menurut Hotman Paris, Kasus Miss Universe Indonesia Belum Tentu Masuk Pidana
-
Pria Ini Jadi Tersangka Usai Kalungkan Bendera ke Leher Anjing, Hotman Paris: Dimana Unsur Pidananya?
-
Hotman Paris Undang Prabowo ke Pernikahan Anaknya, Dapat Tugas Khusus
-
10 Anak Asuhnya Diambil Paksa Dinsos Kota Tangerang, Pratiwi Noviyanthi Malah Dituduh Lakukan Perdagangan Orang
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?