Sosok Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat kembali menjadi sorotan. Hal ini terkait pernyataan kontroversial yang ia lontarkan soal ciri-ciri orang miskin dilihat dari pola makan.
Dalam video viral yang diunggah oleh akun TikTok @/matarakyat__sumbar, Viktor berpidato menyinggung permasalahan pangan di daerah yang dipimpinnya itu.
Lantas ia menyebut kebanyakan orang miskin, menurutnya porsi makannya lebih banyak nasi ketimbang protein.
"Kalau nasinya ambil banyak, itu orang miskin. Tapi kalau proteinnya banyak, nah itu orang kaya,"
Kemudian ia menyampaikan kepada pemimpin selanjutnya agar masyarakat harus didorong untuk mengonsumsi protein dan mengurangi karbohidrat.
"Masih ribut soal beras berarti kita masih miskin. Ciri khas orang miskin itu makan nasi banyak. Lauknya hanya dua saja. Sambil dia cium, terus makan nasi, dilakukan berulang kali. Nanti setelah terakhir baru ikan yang masuk dan nasi sambal yang terakhir," sambungnya.
Diketahui pernyataan tersebut disampaikan Viktor Laiskodat dalam peringatan hari ulang tahun kedua Badan Pangan Nasional (Bapanas), Sabtu (12/8/2023).
Sebagai informasi, Viktor Laiskodat sebelumnya pernah membuat kebijakan kontroversial pada Februari 2023. Ia menerapkan kebijakan masuk sekolah siswa SMA dan SMK Negeri di Kota Kupang pada pukul 05.00 WITA.
Gubernur NTT periode 2018-2023 itu beralasan masuk sekolah pukul 5 pagi adalah ideal untuk waktu tidur siswa dan melatih kedisiplinan siswa.
Namun kebijakan tersebut menuai banyak penolakan, terutama dari orangtua siswa. Alhasil, kebijakan tersebut direvisi. Jam masuk sekolah dimundurkan menjadi 05.30 WITA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik