Sebuah akun YouTube bernama SEPUTAR INDONESIA membuat sebuah unggahan dengan narasi hoaks yang menyatakan bahwa Ganjar Pranowo berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok maju dalam pemilihan presiden pada 2024 mendatang.
Unggahan dengan muatan narasi tidak benar itu diunggah oleh akun YouTube SEPUTAR INDONESIA pada Kamis (17/8/23).
Unggahan tersebut menggunakan judul hoaks berupa narasi "DUET GANJAR-AHOK MAJU 2024 ! ANIES-PALOH DAN PARA PENGIKUTNYA KETAR-KETIR MELIHAT INI..."
Selain judul bermuatan narasi yang tidak benar, unggahan tersebut juga menggunakan thumbnail berupa gambar telah direkayasa dengan narasi hoaks sebagai berikut: "DUET GANJAR-AHOK MAJU 2024
ANIES-PALIH & PARA PENGIKUTNYA KETAR-KETIR MELIHAT INI"
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan berita kredibel yang menyatakan bahwa Ganjar Pranowo berpasangan dengan Ahok saat maju dalam pemilihan presiden 2024 mendatang.
Selain itu, hingga saat ini pada Jumat (18/8/23), diketahui bahwa PDIP, partai pengusung Ganjar, belum mengumumkan bakal calon wakil presiden yang akan mendampingi Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 mendatang.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyatakan 'DUET GANJAR-AHOK MAJU 2024 ! ANIES-PALOH DAN PARA PENGIKUTNYA KETAR-KETIR' merupakan narasi yang salah.
Unggahan tersebut memuat informasi Hoaks dan tidak benar.
Baca Juga: Penampakan Rumah Mewah di Kota Bekasi yang Digeledah KPK, Warga Ungkap Ciri-ciri Pemilik Rumah
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Tag
Berita Terkait
-
Geger Polisi Temukan Tumpukan Uang Terpendam di Belakang Ponpes Al Zaytun, Benarkah?
-
Pertemuan Jadi Hal Positif, Hasto PDIP: Ganjar-Cak Imin Punya Basis Kultural Saling Melengkapi
-
Terima Uang Ferdy Sambo, Tiga Hakim Terancam 15 Tahun Penjara, Benarkah?
-
Desak Anies Ditangkap terkait Formula E, Gedung KPK Hampir Dibakar, Benarkah?
-
Bertemu di Istana, Megawati-Puan Bicara Serus ke Prabowo Bikin Azwar Anas PDIP Mundur
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar