Suara.com - Politisi PDI Perjuangan (PDIP) yang juga MenPAN-RB, Abdullah Azwar Anas, mengungkap soal momen pertemuan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto saat acara Upacara Peringatan HUT ke-78 RI di Istana, Kamis (17/8) kemarin.
Anas menyampaikan, jika momen pertemuan itu berlansung hangat. Bahkan dalam pertemuan itu turut didampingi Ketua DPP PDIP Puan Maharani.
"Oiya kemarin itu waktu di istana kan setelah upacara ada dhahar siang ya, yang kami lihat disitu ada mbak Puan kemudian ada bu Mega dan Prabowo mereka berbincang hangat ngobrol nyapa say hello kira-kira begitu, bahkan mbak Puan juga senyum sempat berfoto bersama dengan beliau," kata Anas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/8/2023).
Anas menuturkan, dirinya juga sempat ada dalam momen pertemuan tersebut bersama dengan Menkopolhukam Mahfud MD, hingga Mensos Tri Rismaharini.
"Beliau hangat dan beliau bertutur sapa dengan baik, cair, bu Mega disapa oleh pak Prabowo, bu Mega merespons dengan baik hangat senyum, dan kemudian kita foto. Dari fotonya beliau kan tampak ceria ya senyum," tuturnya.
Meski demikian Anas mengaku tidak mendetil mendengar pembicaraan antara Prabowo dengan Megawati. Begitu pun ketika Puan berbicara dengan Prabowo.
"Ketika beliau ada perbincangan saya minggir, saya agak tarik diri mundur dua langkah, mbak Puan saat bicara dengan pak Prabowo saya tarik dua langkah karena saya tidak ada tempatnya untuk mendengar pembicaraan beliau," pungkasnya.
Adapun momen pertemuan Megawati dan Prabowo itu diketahui usai Prabowo mengunggah foto di akun instagram pribadinya. Prabowo mengunggah beberapa foto, yang dua di antaranya momen dirinya bersalaman dengan Megawati dan foto bersama.
Baca Juga: Beda Puan dan Hasto PDIP soal Program Food Estate Jokowi Adalah Kejahatan Lingkungan
Berita Terkait
-
Daftar Lokasi Proyek Food Estate yang Disebut Kejahatan Lingkungan: Sumut sampai Papua
-
Jokowi Merespons Kritik PDIP Soal Program Food Estate: Tak Semudah Yang Dibayangkan
-
Beda Puan dan Hasto PDIP soal Program Food Estate Jokowi Adalah Kejahatan Lingkungan
-
Mengenal Apa Itu Jokowinomics, Program Jokowi yang Dijanjikan Prabowo Bakal Lanjut Jika Menang Pilpres 2024
-
PAN Tegaskan Acara Deklarasi Dukung Prabowo Subianto Legal; Ada Izin dari Staf Museum
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!