Nahas benar nasib Arifin, seorang kuli panggul di sebuah pasar tradisional di kawasan Benowo, Surabaya, Jawa Timur. Kondisi pasar yang penuh sesak membuat Arifin yang sedang memanggul bawang, tak sengaja menyenggol payudara seorang perempuan di pasar.
Perempuan yang diketahui merupakan penjual kue cucur di pasar tersebut kemudian melaporkan hal tersebut kepada suaminya.
Sang suami, MS, yang emosi mendengar cerita sang istri, langsung mengajak dua saudaranya, ID dan SR, untuk menghajar Arifin.
Pengeroyokan pun terjadi di area pasar. Arifin dihajar berkali-kali, meski sudah menjelaskan bahwa dirinya tidak sengaja menyenggol istri MS.
Akibat dari pengeroyokan tersebut, kuli panggul tersebut dikabarkan tewas di malam hari, sepulangnya ia ke rumah yang berada di kawasan Gresik.
Dikatakan bahwa kuli panggul tersebut sempat terjatuh secara tiba-tiba di rumahnya sebelum akhirnya meninggal dunia.
Peristiwa yang terjadi Kamis (17/8/2023) itu pun langsung ditindaklanjuti oleh polisi.
Dikutip dari akun Instagram @ndorobei.official, Kapolsek Benowo AKP Nurdianto Eko Wartono mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami kasus tersebut, dan tengah melakukan penyelidikan terhadap penyebab meninggalnya korban.
Dikatakan bahwa pengeroyokan tersebut sebenarnya sempat dilerai oleh warga sekitar. Namun, suami penjual cucur tersebut sudah terlanjur emosi.
Terkini, meski polisi sudah mengantongi identitas 3 orang terduga pengeroyok, serta sudah memeriksa 3 sampai 4 orang saksi, status tersangka belum ditetapkan. Ketiganya masih dicari sembari polisi mengumpulkan barang bukti.
Peristiwa ini pun menarik perhatian warganet, di mana kubu mereka terbagi dua. Tak sedikit warganet yang menyalahkan si penjual cucur lantaran dianggap sebagai pemicu masalah. Namun di sisi lain, ada pula warganet yang meragukan bahwa si kuli panggul benar-benar tak sengaja menyentuh payudara si penjual cucur.
"Istrinya jangan dibolehin lagi ke pasar itu selamanya," kata warganet.
"Efek lidah tak bertulang nggak, sih? Sang wanita berbicara kayak apa ya sampe suaminya emosi begitu?" tanya warganet miris.
"Kesenggol apa niat nyenggol? Mohon maaf nih, kebanyakan orang pasar itu suka belaga nyenggol. Kalau ditegur alasannya nggak sengaja kesenggol," timpal warganet yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel