Suara.com - Seorang remaja di Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan menjadi korban penganiayaan. Ia dicekik, dibanting hingga diinjak batang lehernya.
Peristiwa ini terekam kamera hingga videonya viral di media sosial. Video tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @jakartaselatan24jam dan dijelaskan terjadi pada Minggu (20/8/2023).
"Video kekerasan di kawasan Lenteng Agung, Jaksel remaja dicekik lalu dibanting hingga diinjak batang lehernya," tulis akun tersebut.
Terlihat dalam video korban awalnya dihadang oleh pelaku di jalan saat tengah mengendarai sepeda motor. Tanpa basa-basi, pelaku kemudian mencekik korban, membanting dan menginjak batang lehernya.
"Ampun enggak lu?," ucap pelaku.
"Lu siapa dulu ini bang? Gua nggak kenal lu," jawab korban.
"Nggak kenal lu. Udah bangun lu, lu kalau di WA jangan tengil," ucap pelaku.
Kapolsek Jagakarsa Kompol Multazam Lisendra mengatakan berdasar hasil penyelidikan awal pelaku dan korban merupakan remaja di bawah umur.
"Terduga korban dan terduga pelaku masih dibawah umur," kata Multazam kepada wartawan, Minggu (20/8/2023).
Keduanya, lanjut Multazam, merupakan warga RW 03. Namun hingga kekinian korban menurutnya belum membuat laporan.
"Laporan polisi dari keluarga maupun keluarga korban belum kami terima. Mudah-mudahan keluarga maupun korban bisa segera melapor, sehingga informasi bisa cepat kami terima," kata dia.
Berita Terkait
-
Dua Remaja di Jagakarsa Terekam Kamera CCTV Lakukan Penganiayaan, Sempat Cekik Hingga Injak Leher Korban
-
Wanita Ditemukan Membusuk di Kebun Sawit Rokan Hilir, Ditusuk Suami Berkali-kali
-
Izin Bertemu Suami, Wanita Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Rokan Hilir
-
Beda dengan Mario Dandy, Anak AKBP Achiruddin Cuma Dituntut 1,5 Tahun Penjara
-
3 Pertimbangan Jika Mario Dandy Tak Bayar Restitusi: Ganti Kurungan hingga Aset Disita
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas