/
Rabu, 23 Agustus 2023 | 20:55 WIB
Sidang Ferdy Sambo. (Suara.com/Alfian Winanto)

Sebuah akun YouTube bernama Lintas Informasi membuat sebuah unggahan dengan narasi hoaks yang menyatakan bahwa orang di balik pembatalan hukuman mati Ferdy Sambo telah ditangkap.

Unggahan dengan muatan narasi tidak benar itu diunggah oleh akun Lintas Informasi pada Senin (21/8/23).

Unggahan tersebut menggunakan judul hoaks berupa narasi "INILAH ORANG DIBALIK FERDY SAMBO AGAR BISA BEBAS DARI JERATAN HUKUM APAPUN ?"

Selain judul bermuatan narasi yang tidak benar, unggahan tersebut juga menggunakan thumbnail berupa gambar telah direkayasa dengan narasi hoaks sebagai berikut: "ORANG DIBALIK PEMBATALAN HUKUMAN MATI FERDY SAMBO TELAH DITANGKAP?"

CEK FAKTA:

Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan berita kredibel yang menyatakan bahwa terdapat orang yang ditangkap terkait pembatalan hukuman mati Ferdy Sambo.

Selain itu, hingga saat ini pada Rabu (23/8/23), tidak ada pernyataan dari pihak berwajib tentang adanya sosok di baik pembatalan hukuman mati Ferdy Sambo.

Sebagaimana diketahui bahwa Mahkamah Agung (MA) membatalkan hukuman mati Ferdy Sambo setelah proses kasasi.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyatakan 'ORANG DIBALIK PEMBATALAN HUKUMAN MATI FERDY SAMBO TELAH DITANGKAP?' merupakan narasi yang salah.

Baca Juga: Rayakan HUT RI ke-78, PNM Tanam 22.000 Pohon Mangrove untuk Bantu Tekan Polusi & Stabilkan Ekosistem Pesisir

Unggahan tersebut memuat informasi Hoaks dan tidak benar.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More