Kabar gembira datang bagi Timnas Indonesia U-23, karena tiga pemain yang sebelumnya terkena sanksi dari AFC telah dinyatakan dapat ikut memperkuat tim dalam Kualifikasi Piala Asia U-23 2024. Pemain-pemain yang dimaksud adalah Titan Agung, Komang Teguh, dan Muhammad Taufany.
Keputusan ini diumumkan oleh Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, yang menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima konfirmasi resmi dari AFC mengenai keikutsertaan ketiga pemain tersebut.
"Kemarin sore kami sudah mendapatkan surat konfirmasi yang menyatakan bahwa pemain-pemain yang diajukan coach Shin Tae-yong bisa ikut pertandingan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024," ungkap Arya dikutip dari Bolatimes.
Sebelumnya, PSSI telah merilis daftar 27 nama pemain yang akan membela Timnas Indonesia U-23 dalam Kualifikasi Piala Asia U-23 2024, termasuk di dalamnya para pemain yang sedang menjalani sanksi.
Titan Agung, Komang Teguh, dan Muhammad Taufany sebelumnya mendapatkan sanksi dari AFC sebagai akibat dari peristiwa kerusuhan yang terjadi dalam laga final SEA Games 2023 melawan Thailand. Sanksi ini menyebabkan ketiganya dilarang bermain dalam lima pertandingan serta dikenai denda sebesar Rp15 juta.
Kehadiran ketiganya dalam skuad Timnas Indonesia U-23 sangat diharapkan, terutama karena mereka memiliki potensi dan kualitas yang dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya tim untuk lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2024.
Sebelumnya, baik Titan Agung maupun Komang Teguh sempat dipanggil dalam skuad Piala AFF U-23 2023, namun keputusan ini dibatalkan mengingat sanksi yang tengah dijalani oleh kedua pemain tersebut.
Dengan adanya kepastian ini, Timnas Indonesia U-23 diharapkan dapat tampil lebih kuat dan berprestasi dalam Kualifikasi Piala Asia U-23 2024, yang menjadi langkah awal untuk meraih tiket menuju putaran final turnamen prestisius tersebut.
Baca Juga: Heboh! Agnez Mo Bikin KTP di Kelurahan, Netizen: yang Fotoin Tangannya Gemetar Gak Ya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring