Setelah dilaporkan oleh beberapa pihak, termasuk Umi Pipik, soal konten jilat es krim di depan kemaluan pria yang dianggap sebagai penistaan agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI) malah menyatakan jika konten tersebut bukan sebagai penistaan agama.
Hal ini dikatakan oleh Wasekjen Badan Hukum MUI, Ikhsan Abdullah, ketika diundang oleh sebuah televisi swasta.
“Saya kira itu jauh, bukan penistaan agama apalagi menodai agama,” jawab Ikhsan ketika ditanya oleh sang host, Aiman Witjaksono.
“Tetapi itu bab yang tidak pantas atau kurang patut atau etika yang gak nyambung. Jadi ini pembelajarannya terhadap etika dan moral,” kata Ikhsan lagi.
Gara-gara disebut MUI bahwa konten Oklin tidak masuk kategori penistaan agama, sejumlah warganet pun langsung melayangkan protes di kolom komentar.
"Lah, dia begitu bikin konten-konten hot bukan sekali dua kali, sering banget ga jera-jera loh walaupun banyak yang hujat," kata warganet kesal.
"Hai si Lina Mukherjee dia sampe ditahan gara-gara makan babi. Lah ini pake pakaian islami, konten tak senonoh. Curiga bapak disogok serabi yah," kata warganet julid.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim