Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang berlangsung sejak tanggal 5-7 September 2023.
Selama pelaksanaan KTT ASEAN tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan Work From Home (WFH) dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi pelajar di Ibu Kota.
Selain untuk mengurangi kemacetan, upaya ini juga dilakukan untuk menekan polusi udara Jakarta yang sudah mencapai titik mengkhawatirkan selama beberapa bulan belakangan.
Tak sia-sia, pengamat mengungkap bahwa kebijakan ini ternyata efektif membuat kualitas udara di Jakarta membaik.
Mengutip dari Antara, pengamat ekonomi energi Fahmy Radhi mengungkapkan bahwa kebijakan WFH di hari pertama saat penyelenggaraan KTT ASEAN langsung berpengaruh signifikan terhadap membaiknya kualitas udara di Jakarta.
Terpantau pada Senin (4/9/2023) siang, indeks kualitas udara menjadi kategori sedang dengan level 99 dari sebelumnya menyentuh level 157 dan masuk kategori tidak sehat.
Hal tersebut, menurut Fahmi, sudah sesuai dengan penyataan pemerintah terkait dengan penyumbang polutan tertinggi di Jakarta, yaitu sektor transportasi.
Catatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut bahwa sektor transportasi menyumbang lebih dari 42 persen polutan di Jakarta. Baru selanjutnya, disusul oleh sektor industri dan manufaktur.
Baca Juga: Akun Ini Sebut Wulan Guritno Jelas Promosikan Judi Online karena Sebut Spin-Spin Cuan!
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol