Kasus korupsi di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) terus mengemuka, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menentukan penjadwalan ulang pemeriksaan, Muhaimin Iskandar atau biasa disebut Cak Imin.
Politisi PKB ini akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus rasuah di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).
Pria yang berposisi sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu bakal diperiksa pada Kamis (7/9/2023) besok.
Berikut adalah 6 fakta terbaru terkait perkembangan kasus ini:
1. Penjadwalan Ulang Pemeriksaan Cak Imin: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menentukan penjadwalan ulang pemeriksaan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, sebagai saksi dalam kasus korupsi di Kemenaker.
Pemeriksaan ini akan dilakukan pada Kamis (7/9/2023) setelah Cak Imin meminta penundaan pada pemanggilan sebelumnya.
2. Permohonan Penundaan: Sebelumnya, Cak Imin meminta penundaan pemeriksaan karena memiliki kegiatan di luar kota.
KPK memahami permohonan ini dan menjadwalkan ulang sesuai dengan kesepakatan agar pemeriksaan berlangsung efektif.
3. Keterlibatan Cak Imin: Cak Imin merupakan saksi penting dalam kasus korupsi Kemenaker karena pernah menduduki jabatan sebagai Menteri Tenaga Kerja (Menaker) periode 2009-2014, tahun yang diduga terjadi korupsi.
Baca Juga: Arya Saloka Berjanji akan Menikahi Amanda Manopo Usai Bercerai dengan Putri Anne, Benarkah?
4. Pemeriksaan Seluruh Pihak: KPK akan meminta keterangan dari semua pihak yang diduga memiliki kaitan dengan kasus ini, termasuk para pejabat di Kemenaker yang berdinas pada era 2012. Ini dilakukan untuk memperoleh informasi yang jelas dan lengkap.
5. Identitas Tersangka Belum Dibongkar: KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini, terdiri dari dua Aparatur Sipil Negara (ASN) dan satu pihak swasta. Namun, identitas resmi para tersangka belum diungkapkan oleh KPK, dan hal ini akan disampaikan saat upaya penahanan dilakukan.
6. Kasus Korupsi di Kemenaker: Kasus korupsi ini diduga terjadi pada tahun 2012, dan saat ini tengah menjadi sorotan. Tindak pidana korupsi menjadi fokus utama KPK, dan pemeriksaan serta pengusutan terus berlanjut untuk mengungkap keterlibatan semua pihak yang terkait.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
Terkini
-
RIJepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Rekam Jejak Mentereng Emilia Achmadi Ahli Gizi Timnas Indonesia, Senjata Baru Era John Herdman
-
Dealer Mobil Listrik Kebanjiran Pesanan Imbas Melambungnya Harga Minyak Dunia
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Elkan Baggott Jarang Main, Rizky Ridho Tetap Ingin Curi Ilmu, Kenapa?
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Resmi ke Timnas Indonesia! Begini Gaya Melatih Elliott Dickman, Asisten Baru John Herdman
-
Hemat Pangkal Kaya? Masihkah Relevan di Era Ini atau Perlu Dievaluasi