/
Rabu, 06 September 2023 | 21:53 WIB
Ketum PKB Muhaimin Iskandar. (YouTube)

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyebut dirinya sudah NU atau menjadi warga Nahdliyin sejak lahir.

Meski begitu, Cak Imin mengaku tidak pernah membawa-bawa Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam aktivitasnya terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Saya nggak pernah bawa-bawa itu. Saya tidak pernah bawa-bawa PBNU, tetapi saya dari lahir sampai sekarang orang tahu saya NU (Nahdlatul Ulama),” kata Muhaimin di NasDem Tower, Jakarta, Rabu.

Muhaimin mengatakan hal tersebut saat diminta tanggapannya terkait pernyataan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf yang sempat mengingatkan para politikus untuk tidak membawa nama NU dalam agenda politik mereka di Pilpres 2024.

“Jangan ada calon mengatasnamakan NU," kata Ketum PBNU yang akrab disapa Gus Yahya di Jakarta, Sabtu minggu lalu (2/9).

Menurut Gus Yahya, kalau pun ada calon mengatasnamakan NU, maka kredibilitas tokoh politik tersebut bergantung atas nama perilakunya sendiri-sendiri, bukan atas nama Nahdlatul Ulama.

Load More