Presenter sekaligus komedian Gilang Dirga memutuskan untuk terjun ke politik dan nyaleg pada Pemilu 2024. Gilang Dirga pun blak-blakan mengungkapkan alasannya maju sebagai calon legislatif (caleg).
Gilang Dirga mengaku memiliki keresahan terhadap dunia hiburan di Tanah Air yang menayangkan konten viral karena share dan rating yang tinggi dibanding konten yang lebih bagus dan mendidik.
"Gua tuh berawal dari keresahan karena gue resahnya gini, kita itu setiap kali ,kita sebagai pengisi acara kadang-kadang merasa acara kayaknya sudah bagus," ujar Gilang Dirga yang dikutip Mamagini.Suara.com dari Youtube Trans7 Official, Selasa (12/9/2023).
Pasalnya kata Gilang Dirga, banyak konten atau tayangan yang bagus namun kalah dengan share dan ratting meski acaranya sudah dibungkus dengan sedemikian rupa.
"Kita punya kualitas sendiri, kreatif sudah berikan yang terbaik, produser sudah merancang dengan baik tapi kadang kita kalah dengan yang namanya share dan rating, sementara hubungan share dan rating bisa dibilang maap kiblat kita kesana. Kiblat klien untuk menjual produk mereka melihat share and rating, tapi kadang-kadang kita ngerasa sudah bagus acaraya bisa dbungkus gara-gara rating share, bahkan tidak jarang ini fair fairan saja, pengisi acara sering kali didepak gara-gara tidak bagus sharenya secara nilainya," kata Gilang Dirga.
Karena itu kata Gilang Dirga, dengan dirinya maju sebagai wakil rakyat, ia akan menyuarakan aspirasi mengenai keresahan di dunia hiburan yakni perlunya ada lembaga pembanding di dunia pertelevisian. Dimana kata dia, acara televisi nantinya tak hanya mementingkan rating dan share, namun juga kualitas tayangan yang bertujuan untuk mencerdaskan bangsa.
"Bagaimana gue bisa menyampaikan aspirasi tersebut mungkin salah satunya jadi legislator. Karena menurut gue ini maaf share and rating itu tidak bisa berdiri sendiri, jadi harus ada lembaga pembanding," ucap Gilang Dirga.
"Dengan gue duduk disana mudah mudahan rancangan itu nanti bisa masuk ke Prolegnas setelah disetujui oleh forum maka akan dibuat Undang-undang baru supaya teman-teman yang berkualitas anak-anak kreatif semuanya bisa bekerja dengan passion mereka dan kita kembalikan dengan UU dasar dengan klausul mencerdaskan kehidupan bangsa karena variabelnya banyak banget salah satunya adalah dengan tayang tv berkualitas," sambungnya.
Kata Gilang Dirga, jika tayangan yang disuguhkan di televisi sudah berkualitas, pola pikir masyarakat juga akan terbentuk dengan sendirinya.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Piala Asia 2024, Ivar Jenner dan Pratama Arhan Pahlawan Gol
"Kalau misalnya tayangan sudah berkualitas, mindset bangsa akan terbentuk dengan sendirinya sehingga yang muncul di tv adalah tayang berkualitas bukan hanya sekedar viral tapi memang efeknya tidak baik," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN