India menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada pekan lalu, tepatnya 9-10 September 2023. Sejumlah pemimpin negara dunia datang ke New Delhi untuk menghadiri perhelatan ini.
Namun, seolah tak ingin memperlihatkan kemiskinan yang ada di ibu kota negaranya, pemerintah India mememasang kain hijau di sekitar kawasan kumuh New Delhi saat sejumlah pemimpin negara datang ke sana.
Unggahan video yang memperlihatkan bentangan kain hijau untuk menutupi kawasan kumuh tersebut viral di media sosial setelah dibagikan sejumlah warganet, salah satunya di akun Instagram @frix.id.
Bahkan kabarnya, selain memasang kain, pemerintah juga meminta sejumlah kantor, pasar, dan restoran di wilayah tersebut ditutup selama tiga hari. Masyarakat pun disarankan untuk tinggal di rumah dan pergerakan mereka dibatasi.
Tentu saja langkah tersebut menuai banyak protes dari warga yang tinggal di wilayah kumuh tersebut. Warga merasa bahwa tindakan yang dilakukan pemerintah ini menunjukkan bahwa mereka tidak mau mengakui adanya masalah kemiskinan yang ada di dalam negeri.
Setelah diunggah di akun Instagram @frix.id, sejumlah warganet auto teringat kasus serupa yang pernah dilakoni Anies Baswedan saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Saat itu, Anies menutup Kali Item di depan Wisma Atlet Kemayoran dengan kain hita, dengan dalih untuk mengurangi bau.
"Jadi inget dulu pernah ada gubernur yang mirip-mirip kaya gini. Kalo hitam dan bau ditutup, bukan dibersihkan. Hehehe," sindir warganet.
"Lah sama aja kan, kita pernah coba sembunyiin sungai yang bau dan kotor juga waktu Asian Games.. dahlah," balas yang lain.
"Pinter Jokowi, dia milih Bali buat KTT G20 yang tempatnya alam," kata warganet lainnya.
Baca Juga: Sule Dituding Promosi Judi Online: Saya Mah Korban
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
-
Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan