Ancaman sanksi dari FIFA yang menghantui Federasi Sepak Bola Brunei (FABD) membawa kabar baik dan buruk bagi Timnas Indonesia dalam perjalanan mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
FABD menghadapi sanksi FIFA karena gagal menyerahkan audit undang-undang yang telah disetujui oleh Kongres FABD ke-8. Akibatnya, Brunei Darussalam tidak akan menerima pendanaan dari program FIFA Forward 3.0 tahap kedua pada tahun ini. Selain itu, mereka juga diwajibkan membayar denda sebesar 10 ribu dolar AS atau sekitar Rp 153 juta kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Krisis ini berdampak luas, termasuk di dunia olahraga. Brunei Darussalam memutuskan untuk mundur dari Kualifikasi Futsal Konfederasi Sepak Bola Asia 2023. Selain itu, Kejuaraan Nasional Brunei (BSL) akan ditunda setelah pekan ke-22, dengan peringkat akhir diputuskan berdasarkan posisi saat itu. Turnamen sepak bola remaja juga akan ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Namun, yang paling menarik perhatian adalah nasib Timnas Brunei Darussalam dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Mereka dijadwalkan akan menjadi lawan Timnas Indonesia pada putaran pertama Kualifikasi ini, dengan dua pertandingan yang dijadwalkan pada 12 dan 17 Oktober 2023.
Timnas Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam laga leg pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, sebelum bertandang ke markas Brunei untuk leg kedua.
Sanksi FIFA terhadap Brunei Darussalam bisa memiliki konsekuensi besar dalam pertandingan ini. Ada kemungkinan Brunei akan mengundurkan diri atau didiskualifikasi, yang akan membuat Indonesia lolos ke putaran kedua tanpa bertanding.
Tentu saja, ini akan menjadi berita baik bagi Timnas Indonesia karena mereka bisa melaju tanpa harus bertanding. Namun, di sisi lain, hal ini juga akan merugikan mereka dalam hal peringkat FIFA.
Jika Timnas Indonesia berhasil memenangkan kedua pertandingan melawan Brunei Darussalam, mereka akan mendapatkan tambahan 17,72 poin dalam peringkat FIFA. Hal ini akan membuat mereka mengumpulkan total 1.070,59 poin dan diperkirakan akan naik tiga peringkat ke peringkat 143 dunia.
Namun, jika pertandingan melawan Brunei batal, Indonesia akan lolos ke putaran kedua tanpa tambahan poin. Situasi ini akan mengubah dinamika perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia.
Baca Juga: Usai Bersinar Bersama Timnas Indonesia, Elkan Baggott Malah Kena Apes, Apa Sebab?
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar