Pemberantasan praktik mafia dalam dunia sepakbola Indonesia mendapatkan perhatian serius dari Presiden Joko Widodo. Berikut adalah beberapa fakta penting tentang Satgas Anti Mafia Bola yang melibatkan tokoh-tokoh independen, termasuk Najwa Shihab:
1. Kolaborasi PSSI dan Tokoh Independen
Satgas Anti Mafia Bola merupakan kolaborasi antara PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) dan beberapa individu independen. Tujuannya adalah mendorong pembenahan sepakbola nasional secara menyeluruh, terutama dalam mengatasi praktik pengaturan skor dan pertandingan.
2. Perintah dari Presiden Joko Widodo
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo memberikan perhatian penuh terhadap pemberantasan mafia sepakbola. Presiden menginstruksikan agar praktik pengaturan pertandingan dan mafia sepakbola diperangi secara serius dan transparan.
3. Keterlibatan Tokoh Independen
Salah satu aspek penting dari Satgas Anti Mafia Bola adalah keterlibatan beberapa tokoh independen. Ini termasuk jurnalis terkenal Najwa Shihab, mantan Ketua BPKP Ardan Adiperdana, mantan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2015-2019 Maruarar Sirait, dan koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali. Keterlibatan mereka diharapkan dapat memberikan perspektif independen dan kontribusi yang berarti dalam membersihkan dunia sepakbola.
4. Komitmen terhadap Transparansi dan Transformasi
Maruarar Sirait, yang menjabat sebagai Ketua Satgas Anti Mafia Bola, menekankan komitmen tim ini terhadap transparansi dan transformasi sepakbola nasional. Mereka akan berkerja tanpa gentar, takut, atau pilih kasih dalam mengungkap praktik kecurangan. Kolaborasi juga akan dilakukan dengan pihak Polri dan kejaksaan untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum.
Baca Juga: Cara Masak Ayam Ungkep Sedap: Hindari Kesalahan Ini Biar Tak Hambar
5. Dukungan dari PSSI, Pemerintah, dan FIFA
Satgas ini mendapat dukungan penuh dari PSSI, pemerintah Indonesia, dan FIFA (Fédération Internationale de Football Association). Kolaborasi dengan FIFA bertujuan untuk meningkatkan transparansi dalam dunia sepakbola Indonesia. Tim ini akan memiliki auditor tepercaya dan menjalin komunikasi yang baik dengan lembaga penegak hukum jika terdapat kasus yang melibatkan pelanggaran hukum.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Wardatina Mawa Pakai Baju Akad Nikah di Sidang Cerai dengan Insanul Fahmi
-
Pendaftaran Calon Direksi BEI Baru Paling Lambat hingga 4 Mei 2026, Ini Jabatan yang Dicari
-
Makna Kunjungan 'Tanpa Undangan' Anies ke Cikeas: Hanya Lebaran ke SBY atau Mau CLBK dengan AHY?
-
Cara dan Syarat Menjadi Nasabah BRI Prioritas Terbaru 2026
-
Heboh Mobil Dinas Gubernur Kaltim di Tengah Efisiensi, Prabowo: Kita Selidiki Semua
-
Mauricio Souza Siapkan Strategi Khusus, Persija Siap Kejar Persib di Sisa Musim
-
Konflik di Timur Tengah, Sekjen PBB: Perang Sudah di Luar Kendali
-
Gubernur Khofifah Lantik 128 Kepala Sekolah, Tekankan Cetak SDM Unggul Jawa Timur
-
Kapan Waktu yang Tepat untuk Peeling Wajah? Ini 3 Produk yang Aman buat Pemula
-
Arus Mudik Naik dan Kecelakaan Turun 16 Persen, Pemerintah Minta Pemudik Balik Lebih Awal