Lagu genre dangdut terbukti lebih mudah diterima oleh masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah ketika Via Vallen menyanyikan soundtrack Asian Games 2018 Jakarta-Palembang lalu yang berjudul "Meraih Bintang".
Itulah yang kemudian menjadi pertimbangan ketika Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) meluncurkan lagu berjudul “Bersama Garuda” untuk timnas Indonesia.
Menggandeng penyanyi Wika Salim, lagu "Bersama Garuda" diluncurkan pada Rabu (27/9/2023) di acara PSSI Partner Summit di Jakarta, sebagai tanda kebangkitan sepak bola Tanah Air.
Dalam peluncurannya, Wika Salim juga memperkenalkan joget Garuda dengan bentuk dua telapak tangan yang digabungkan sampai membentuk layaknya sayap burung.
Dikutip dari Antara, lagu “Bersama Garuda” yang mempunyai genre dangdut ini akan diputar di seluruh radio di Indonesia mulai hari ini, Kamis (28/9/2023).
Menurut Erick Thohir, pemilihan genre dangdut merupakan upaya untuk mengenalkan budaya asli Indonesia, yang menurutnya harus disemarakkan dan menjadi identitas kebanggaan.
“Kita selalu bicara lagu Korea, bagus. Lagu barat, bagus. Kenapa kita nggak punya kebanggaan sama lagu Indonesia? Dan saya sudah buktikan beberapa kali, lagu dangdut ini bisa diterima di dunia,” kata Erick sembari menyinggung lagu "Meraih Bintang" yang dinyanyikan Via Vallen.
Lebih lanjut, Menteri Badan Usaha Milik Negara itu juga yakin bahwa cepat atau lambat lagu “Bersama Garuda” akan melekat di hati masyarakat seperti soundtrack Asian Games 2018 yang terkenal dengan reff lagu “Yo yo ayo,”-nya itu.
Lagu “Bersama Garuda” juga nantinya akan dibuat video klip yang akan dirilis pada 14 Oktober mendatang. Dan nantinya, lagu ini akan diputar di pertandingan-pertandingan timnas Indonesia, termasuk kelompok umur U-17.
Baca Juga: Jungkalkan Wolves dari Carabao Cup, Begini Komentar Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott
“Nanti pada pertandingan U-17, kita juga akan naikkan lagu ini. Dan siapa tahu bisa disiarkan di seluruh dunia,” pungkas Erick.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Steam Summer Sale 2026 Dimulai, Cek Rekomendasi Game PC dengan Diskon Besar Ini
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Mengintip Surga Laptop Second Jogja yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Rantau
-
Skutik Terlaris New Honda BeAT Makin Mewah Lewat Sentuhan Desain Premium
-
Saat Stigma Menjadi Senjata: Mengapa Label "Demo Bayaran" Bisa Mematikan Demokrasi?
-
Cara Praktis Percantik Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Lewat Produk Diton
-
Ketua DPRD Kota Bogor Hadir Meriahkan HJB ke 544 dengan Gowes Bareng Bogor Hujan Onthel
-
4 Tablet RAM Besar 2 Jutaan Terbaik, Ada yang Dilengkapi Stylus untuk Kerja dan Hiburan
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa