Tim sepak bola Asia Tenggara di Asian Games 2022 menghadapi nasib yang sulit di babak 16 besar.
Terdapat tiga wakil Asia Tenggara yang lolos dari fase grup, namun semuanya harus angkat koper lebih dini.
Inilah 5 fakta menarik tentang wakil ASEAN yang ikut serta:
1. Thailand Pertama Terhempas: Timnas Thailand adalah tim Asia Tenggara pertama yang tersingkir dari babak 16 besar. Mereka kalah 0-2 dari Iran setelah sebelumnya harus berjuang keras untuk lolos ke babak tersebut sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik dalam fase grup.
2. Indonesia Juga Gagal: Timnas Indonesia U-24 bergabung dengan Thailand dalam daftar yang tersingkir. Mereka juga melaju ke 16 besar sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik dari grupnya, tetapi kemudian kalah 0-2 dari Uzbekistan dalam perpanjangan waktu.
3. Penampilan Tidak Memuaskan: Selama fase grup, Timnas Thailand hanya mampu bermain imbang dua kali dan mengalami satu kekalahan. Hal yang sama terjadi pada Timnas Indonesia U-24 yang hanya mengoleksi satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan.
4. Myanmar Tidak Berkutik: Myanmar menjadi wakil ASEAN terakhir yang tersingkir setelah mengalami kekalahan telak 0-7 dari Jepang. Penampilan ini menunjukkan bahwa tantangan di Asian Games sangat berat bagi tim dari Asia Tenggara.
5. Uzbekistan Juara Grup C: Uzbekistan menjadi salah satu tim yang mengalahkan Timnas Indonesia U-24. Mereka tampil kuat dan memenangkan grup mereka, menunjukkan potensi sebagai salah satu tim yang layak diwaspadai di turnamen ini.
Meskipun wakil ASEAN menghadapi kesulitan di Asian Games 2022, pengalaman ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi perkembangan sepak bola di kawasan Asia Tenggara.
Baca Juga: Cara Masak Ayam Suwir: Praktis dan Sedap
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya