Marshella Aprilia, mantan kekasih Pratama Arhan belum lama ini diserang netizen. Pasalnya, Marshella dinilai turut menghina sang mantan yang disebut miskin oleh kawannya.
Momen kawan Marshella menghina Pratama Arahan itu terjadi saat ia melakukan live TikTok bersama dua orang temannya.
Dalam video tersebut, kawan pria di sebelah Marshella Aprilia yang bernama Valdi menanggapi komentar salah satu penonton live. "Arhan ini siapa? Yang miskin itu ya?" celetuk Valdi.
Mendengar celetukan Valdi, Marshella Aprilia dan teman wanitanya langsung tertawa terbahak-bahak.
Cuplikan video yang merekam momen Pratama Arhan dihina miskin itu viral dan langsung membuat Marshella Aprilia dirujak netizen.
Sebab meski tidak mengeluarkan kata hinaan, Marshella Aprilia dianggap turut menghina karena tertawa dan tidak langsung menegur kawannya.
"Shella memang gak ngomong apa-apa tapi cara ketawanya anj***," komentar salah satu netizen.
"Itu yg cewek lgi kesurupan apa? Ketawanya ngeselin," tambah yang lain.
Namun tak lama kemudian, wanita berusia 22 tahun itu meminta maaf pada netizen. Lewat Instagram Story, pada Senin (3/10/2023) ia juga meminta netizen memaafkan kelakuan kawannya.
Baca Juga: Profil Bro Omen, Youtuber Pendapatan Ratusan Juta yang Jatuh Miskin Akibat Kripto
"Maafkan aku dan temanku yang satu ini @valdighifari ya guys karena responsnya yang kurang bijaksana terhadap like and dislike yang ada dan beliau meyinggung pihak lain," tulisnya.
Wanita berusia 22 tahun itu pun tidak mencari pembelaan untuk membenarkan perilakunya. Ia meminta maaf karena tidak segera menegur dan malah tertawa.
"Aku pun menyadari hal ini salah karena tidak langsung menegur tindakan temanku satu ini dan tertawa. @valdighifari," beber Marshella.
"Sebenarnya temanku ini orangnya suka bercanda dan maksudnya baik, hanya ingin membela temannya, tapi kita sadar tindakan kamai kemarin tidak bisa dibenarkan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026