/
Rabu, 18 Oktober 2023 | 19:56 WIB
Massa pro-Palestina. (Unsplash/Ehimetalor Akhere Unuabona)

Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengungkapkan keprihatinannya atas serangan yang menargetkan sebuah rumah sakit di Jalur Gaza. Putin menyebut peristiwa tersebut sebagai "tragedi dan bencana kemanusiaan" yang mengerikan. Ia berharap bahwa tragedi ini dapat menjadi sinyal bahwa saatnya mengakhiri konflik.

"Terkait dengan serangan terhadap rumah sakit, tragedi yang terjadi di sana sungguh mengerikan. Ratusan orang tewas dan terluka adalah bencana. [Kejadian ini] terjadi di tempat yang seharusnya bersifat kemanusiaan. Itulah mengapa saya berharap ini menjadi sinyal bahwa konflik harus segera diakhiri. Paling tidak, diperlukan inisiatif untuk memulai kontak dan pembicaraan," kata Putin dilansir dari Sputnik.

Putin menambahkan bahwa ia menangkap kesan bahwa "pemain utama" di kawasan Timur Tengah tidak menginginkan konflik Israel-Palestina yang semakin mendalam.

Putin juga menekankan bahwa Rusia selalu mendukung pembentukan negara Palestina yang berdaulat. Meskipun tidak yakin apakah krisis saat ini akan membantu menciptakan negara Palestina, Putin yakin bahwa hal itu adalah langkah yang benar. Menurutnya, "pemberian bantuan sementara" tidak akan menyelesaikan krisis tersebut.

Walau demikian, Putin menekankan bahwa masyarakat Palestina seharusnya berupaya mencapai persatuan, namun ia menegaskan bahwa "itu urusan mereka sendiri" dan "kita tidak dapat mengoordinasi proses ini di sini."

Load More