Beberapa bulan silam, ketika perang Rusia-Ukraina berkecamuk, sejumlah pihak di dunia sepak bola aman-aman saja dari hukuman ketika turut menyatakan dukungan untuk negara penghasil gandum tersebut. Tapi lain ceritanya jika yang didukung adalah Palestina.
Dilansir dari Aljazeera, pemain sepak bola asal Belanda, Anwar El Ghazi, harus menghadapi sanksi dari klub Jerman, Mainz 05, akibat unggahan pro-Palestina yang dianggap "tidak dapat diterima oleh klub" Bundesliga, dengan alasan bahwa unggahan tersebut tidak "selaras dengan nilai-nilai klub."
Anwar El-Ghazi, yang memiliki asal Maroko dan telah mewakili Belanda dalam dua pertandingan internasional, baru saja bergabung dengan Mainz 05 pada akhir bulan September. Ia sebelumnya bermain untuk klub besar Belanda, PSV Eindhoven dan Ajax, serta klub Liga Premier Inggris seperti Aston Villa dan Everton.
Kejadian ini bermula dari unggahan Anwar El Ghazi yang berisikan pesan yang berakhir dengan kalimat "Palestina akan merdeka."
Palestina dan para pendukungnya di Jerman telah mengeluhkan pembatasan atas ekspresi pro-Palestina di negara tersebut, bahkan demonstrasi pro-Palestina pun tidak diizinkan untuk dilaksanakan.
Rumah Sakit yang Ikut Diserang
Terbaru, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Maroko, tiga negara yang semuanya telah menjalin hubungan formal dengan Israel, telah mengutuk pemboman Rumah Sakit Al-Ahli dan menyalahkan Israel atas serangan itu, secara efektif menolak klaim Israel bahwa fasilitas itu terkena roket Jihad Islam Palestina yang salah.
Arab Saudi juga mengutuk keras serangan itu, menyebutnya sebagai "kejahatan keji yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel".
Pemerintahan Biden telah mendorong apa yang disebut normalisasi antara Arab Saudi dan Israel sebagai prioritas kebijakan di kawasan itu.
Baca Juga: Ditahan Polisi, Vadel Badjideh Tulis Surat Romantis untuk Lolly: Sabar Ya Sayang
"Dinamika regional menurun tajam malam ini & kebijakan AS runtuh ke pasir," kata analis AS Charles Lister di X.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Waspada Gejolak Ekonomi, BI Siapkan Amunisi Cadangan Devisa USD 146 Miliar
-
Dolar AS Tembus Rp 18.000, Rupiah Cetak Rekor Terendah Sepanjang Sejarah
-
Menteri Imipas Buka Akses Data untuk KPK Usut Kasus Silmy Karim Cs
-
KPK Tahan Wamen Imipas Silmy Karim dalam Kasus Korupsi Keimigrasian
-
6 Rekomendasi Bahan Lemari Anti Rayap, Awet Jangka Panjang
-
Tak Punya Dealer dan Bengkel Aktif, Pengadaan Motor Listrik BGN Tidak Penuhi Syarat
-
Beda Face Mist dan Setting Spray: Ini Fungsinya, Jangan Sampai Salah Beli
-
Daftar Harga HP iQOO dari Kelas Midrange hingga Flagship Terbaik
-
Ironi Penangkapan Eks Kepala BGN, Bagaimana Kepercayaan Publik?
-
5 HP Android Warna Pink untuk Alternatif iPhone 15 Bila Budget Terbatas