Di awal kemunculannya, bisnis kuliner Geprek Bensu milik Ruben Onsu dan Jordi Onsu begitu memikat masyarakat. Rasanya yang nikmat serta harga relatif terjangkau menjadi keunggulan brand ini.
Bahkan saking diminati, Geprek Bensu sampai membuka waralaba dan memiliki 140-an gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.
Namun belakangan, waralaba yang menjual ayam itu mengalami kemunduran. Pasalnya, banyak gerai Geprek Bensu yang gulung tikar alias tutup.
Menanggapi hal tersebut, Jordi Onsu menilai banyak cabang yang tutup itu terkait kesalahan dirinya yang mempekerjakan banyak generasi Z.
"Salahinnya ke gue aja, karena gue mungkin requirement-nya waktu itu lebih kepada usia, pengalaman kerja," ungkapnya, dikutip dari kanal YouTube Kasisolusi, Sabtu (21/10/2023).
Saat itu ia tak mempertimbangkan hal lain seperti etos kerja mereka.
"Kalau sekarang di HR, pertanyaan satu, 'Kamu mau kerja nggak? Mau capek nggak? Bersedia bekerja di dalam tekanan nggak?' Maksudnya pressure ya, bukan tekanan yang berarti stressful," beber Jordi Onsu.
Jordi Onsu mengatakan bahwa karakter atau syarat sanggup bekerja di bawah tekanan tidak ditemukannya pada generasi Z.
Meski begitu, Jordi Onsu tak sepenuhnya menyalahkan mereka. Sebab ia meyakini generasi sebelumnya ikut andil dalam membentuk karakter generasi Z.
Baca Juga: Biodata dan Profil Ayah Prabowo: Ngejreng! Jadi Menteri di Usia Muda, Mirip Gibran?
"Kenapa Gen-Z karakternya seperti ini? Salah siapa? Salah millenials, salah kita. Mereka ngeliat siapa? Gen-Z belajarnya dari mana? Dari kita, kan?" sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN
-
Geely EX5 Jadi Raja Baru Mobil Listrik di Segmen C-SUV Indonesia
-
5 Rekomendasi HP Infinix Murah Rp 1 Jutaan Spek Nggak Murahan
-
10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
-
H+5 Lebaran, Harga Pangan Mulai Turun: Cabai Rawit dari Rp110 Ribu ke Rp90 Ribu Per Kilogram
-
Paradoks Wisata Libur Lebaran: Berangkat Cari Ketenangan, Pulang Bawa Pegal Linu Sekujur Badan
-
Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang
-
Profil Mayjen TNI Bosco Haryo Yunanto Kandidat Kuat Kepala BAIS TNI
-
Marco Polo: Influencer Perjalanan Pertama yang Memviralkan Eksotisme Timur
-
Kebijakan WFA ASN Pasca Lebaran Resmi Diberlakukan, Absen Daring Diperketat