Para ibu Palestina yang berlindung di sekolah-sekolah dan rumah sakit di pusat Gaza melaporkan bahwa anak-anak mereka mengalami dehidrasi dan kekurangan berat badan.
Dilansir dari Al Jazeera, seorang ibu dari seorang anak laki-laki berusia satu setengah tahun, bernama Yamen Mohammed Hajjaj, mengatakan bahwa ia terpaksa meninggalkan lingkungan Shujaiya dan mengungsi ke kamp al-Nuseirat. Ia menambahkan bahwa ia dan putranya menderita dehidrasi dan diare setelah tinggal di sekolah UNRWA.
Seorang wanita lain menyebutkan bahwa anaknya terserang gastroenteritis dan kehilangan separuh berat badannya karena gizi yang buruk.
Sebuah video memperlihatkan bahwa salah satu apotik di kamp Nuseirat memiliki terlalu banyak orang yang mencari perawatan untuk anak-anak mereka yang sakit.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa lebih dari 33.551 orang telah mengalami diare sejak pertengahan Oktober, dan sebagian besar di antaranya menyerang anak-anak di bawah lima tahun.
Selama konflik Israel dengan Gaza, Israel memberlakukan blokade menyeluruh di wilayah yang sudah dikepung, menyebabkan terhentinya masuknya makanan, air, dan kebutuhan medis. Meskipun beberapa truk bantuan diberikan akses masuk, jumlah yang ada saat ini tidak cukup untuk membantu mereka yang sangat membutuhkan, mengingat serangan Israel yang terus meningkat.
Gugatan atas kejahatan perang telah diajukan oleh tiga organisasi Palestina
Tiga kelompok hak asasi manusia utama dari Tepi Barat dan Jalur Gaza yang diduduki Israel telah mengajukan gugatan ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Gugatan tersebut meminta ICC untuk memeriksa kemungkinan terjadinya apartheid dan genosida sebagai bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap situasi di Palestina.
Tindakan hukum yang diambil oleh Al Haq, Al Mezan dan Pusat Hak Asasi Manusia Palestina menyatakan bahwa tindakan Israel di Gaza merupakan kejahatan perang dan menuntut dikeluarkannya surat perintah penangkapan untuk para pejabat Israel, khususnya Presiden Herzog, PM Netanyahu dan Menteri Pertahanan Gallant.
Baca Juga: Fuji Dapat Kado Ulang Tahun Mewah dari Ashanty, Kacamata Keluaran Merek Ternama
Berita Terkait
-
Rumah Sakit Indonesia di Gaza Kekurangan Listrik, Jumlah Anak-Anak yang Terbunuh Meroket Signifikan
-
PBB Ungkap Kelangkaan Tepung di Gaza Utara, Pangan Terancam, Ambulans Turut Disasar Israel
-
Korban Kekejian Israel Tembus 10 Ribu Jiwa, Usulan Pejabat AS Malah Bikin Tepuk Jidat
-
Serangan Israel Timbulkan Lebih dari 5000 Korban Jiwa Palestina, Separuhnya Anak-Anak
-
Kamp Pengungsi Jabalia Dibom Israel, Rumah Sakit Indonesia di Gaza Ungkap Situasi Miris
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha