Pemain Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, memberikan pernyataan tegas yang menunjukkan tekad untuk meraih kemenangan dalam pertandingan tandang melawan Irak, sebagai bagian dari putaran kedua babak kualifikasi Piala Dunia 2026.
Egy, yang telah aktif berlatih sejak hari pertama tim berada di Irak, menyatakan bahwa dirinya dan rekan-rekannya datang ke Irak dengan tujuan utama meraih tiga poin penuh. Meskipun menyadari bahwa Irak adalah tim yang kuat, Egy dan timnya berkomitmen untuk bekerja keras dan menjalankan taktik yang telah diajarkan oleh pelatih.
"Sudah melihat video pertandingan Irak sebelumnya, mereka adalah tim yang sangat bagus, tapi kami datang kesini untuk menang," ungkap Egy usai menjalani latihan di Basra.
Pemain Dewa United ini menambahkan bahwa pelatih telah memberikan arahan dan instruksi khusus untuk menghadapi permainan Irak. Mereka berencana untuk bekerja sama dan menjalankan strategi yang telah dipersiapkan agar bisa meredam permainan lawan dan mengamankan kemenangan.
"Laga melawan Irak pasti akan sulit, tapi kami siap bekerja keras sesuai arahan pelatih. Kami datang ke sini dengan satu tujuan, yaitu meraih kemenangan," tambahnya dengan keyakinan.
Pertandingan antara Timnas Indonesia dan Irak dijadwalkan berlangsung pada tanggal 16 November 2023 di Basra International Stadium, Irak. Semangat dan tekad tinggi dari para pemain Timnas Indonesia menjadi modal utama dalam mengejar kemenangan di laga tandang ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Laga Argentina vs Yordania: Saat Magis Lionel Messi Diuji Tembok Rapat 5 Bek
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang