Keberhasilan Timnas Indonesia U-17 dalam menahan Ekuador pada laga pembuka Piala Dunia U-17 2023 memang menuai berbagai respons dari berbagai pihak. Meski mendapat apresiasi, kritik juga datang dari beberapa media, termasuk media Vietnam, The Thao 247, yang memberikan kritik logis untuk penampilan Garuda Muda.
Dalam sebuah artikel, The Thao 247 menyebut bahwa Indonesia beruntung bisa mencapai hasil imbang mengingat secara fisik, skuat Garuda Muda kalah jauh. Mereka menyoroti momen kejutan pada menit ke-21 di mana Arkhan Kaka berhasil membobol gawang Ekuador setelah menerima umpan silang Riski Afrisal.
"Malam 10 November, tim Indonesia U-17 membuat seluruh Asia Tenggara menjadi perbincangan hangat setelah menahan Ekuador U-17 di laga pembuka Grup A, Piala Dunia U-17. Meski diremehkan, tim tuan rumah tiba-tiba mendapat gol pembuka lebih awal di menit ke-21 pertandingan. Kaka menerima umpan silang Rigi dan melepaskan tembakan yang membentur kiper lawan," tulis The Thao 247.
Namun, media tersebut juga mengkritisi keunggulan fisik Ekuador yang membuat Timnas Indonesia U-17 kesulitan di babak kedua. Meskipun begitu, mereka menilai permainan menyerang Ekuador tidak begitu tajam, dan pertandingan akhirnya berakhir dengan skor 1-1.
"Di babak ke-2, tim asal Amerika Selatan itu mengkonkretkan keunggulan fisik superiornya, mereka terus memojokkan Indonesia dan menyebabkan banyak pemain muda di negara sepuluh ribu pulau itu kram. Namun, permainan menyerang Ekuador tidak terlalu tajam ketika sebagian besar mengandalkan umpan silang dari 2 variabel. Pertandingan menemui jalan buntu, Ekuador memiliki beberapa peluang tetapi gagal memanfaatkannya."
Kritik logis dari The Thao 247 menunjukkan bahwa media tersebut mengakui keberhasilan Timnas Indonesia U-17 sambil memberikan pandangan obyektif terhadap pertandingan tersebut. Hal ini tentu menjadi catatan untuk Bima Sakti dan skuatnya dalam persiapan menyongsong laga selanjutnya di Piala Dunia U-17 2023.
Berita Terkait
-
Aksi Suporter Indonesia Bantu Bersih-Bersih Stadion Usai Pertandingan Bikin Salut, Ketua PSSI "Angkat Topi"
-
Indonesia Tahan Imbang Ekuador Meski Diserang Habis-habisan, Media Malaysia Heran
-
Jelang Laga Lawan Timnas Indonesia U-17, Media Ekuador Anggap Enteng Skuat Garuda
-
Jelang Laga Pembuka Piala Dunia U-17, Timnas Indonesia Sempat Sholat Jumat Bareng Pemain dan Staf Pelatih
-
Jadwal 5 Pertandingan Terdekat Timnas Indonesia dari U-17 hingga Senior, November Penuh Laga Panas
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026