Penampilan gemilang penjaga gawang Ikram Al Giffari menjadi sorotan utama dalam laga Timnas Indonesia U-17 kontra Ekuador U-17 di Piala Dunia U-17 2023. Meskipun pertandingan berakhir imbang 1-1, kinerja Ikram dinilai sangat penting dalam mencegah kebobolan lebih banyak gol.
Arkhan Kaka berhasil membawa Indonesia unggul pada menit ke-22, tetapi keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Ekuador berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-28. Meski Timnas Indonesia tidak meraih poin penuh, penampilan kiper asal Sumatera Barat ini patut mendapatkan pujian.
Ikram Al Giffari tampil luar biasa dengan empat penyelamatan krusial sepanjang pertandingan, menjaga gawang Indonesia agar tidak kebobolan lebih banyak gol. Meskipun beberapa kali terlihat menahan rasa sakit akibat gempuran pemain Ekuador, Ikram tetap tegar dan fokus menjaga gawangnya.
Kinerja apik Ikram membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut. "Alhamdulillah, sangat bersyukur ini berkat kerja sama tim. Teman-teman main bagus, kerja keras tanpa lelah walaupun jatuh bangkit lagi tim ini. Kami sudah berjuang akan lebih baik lagi dan berjuang meraih kemenangan," ucap Ikram dikutip dari situs resmi PSSI.
Pada pertengahan babak kedua, Ikram mengeluh sakit pada bagian lututnya, namun tekadnya untuk terus berjuang tidak pudar. Gempuran serangan dari Ekuador membuatnya semakin tampil gemilang dengan banyak penyelamatan krusial.
“Kami sebenarnya bermain dengan empat bek, tapi gelandang bertahan turun ke belakang saat tim diserang. Saya suruh dia lebih ke dalam, jadi agak susah dilewati lawan,” imbuhnya.
Pelatih Bima Sakti memilih Ikram Al Giffari sebagai kiper utama dalam laga ini, meskipun sebelumnya Andrika Fathir lebih sering dipercayakan sebagai penjaga gawang utama. Keputusan ini tampaknya didasarkan pada perkembangan positif yang ditunjukkan oleh Ikram selama pemusatan latihan di Jerman.
Berita Terkait
-
Media Vietnam Layangkan Kritik Logis untuk Timnas Indonesia U-17, Pantang Besar Kepala
-
Aksi Suporter Indonesia Bantu Bersih-Bersih Stadion Usai Pertandingan Bikin Salut, Ketua PSSI "Angkat Topi"
-
Indonesia Tahan Imbang Ekuador Meski Diserang Habis-habisan, Media Malaysia Heran
-
Jelang Laga Lawan Timnas Indonesia U-17, Media Ekuador Anggap Enteng Skuat Garuda
-
Jelang Laga Pembuka Piala Dunia U-17, Timnas Indonesia Sempat Sholat Jumat Bareng Pemain dan Staf Pelatih
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
Terkini
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya