/
Rabu, 23 November 2022 | 17:22 WIB
Kecelakaan melibatkan wakil rakyat di Jambi. (Tangkapan Layar/Twitter)

Media sosial dihebohkan dengan kasus dugaan mobil wakil rakyat yang menabrak warga hingga lumpuh

Sayangnya meskipun sudah menabrak hingga lumpuh, wakil rakyat tersebut sama sekali tak menunjukkan itikad untuk bertanggungjawab. 

"Ini ada mobil wakil rakyat yang nabrak warga sampai lumpuh tapi tidak ada pertanggungjawaban sama sekali," tulis akun Twitter Askrlfess pada Rabu (23/11/2022).

Pada unggahan tersebut juga menampilkan tangkapan layar video yang menunjukkan terduga korban penabrakan tengah menjalani perawatan. 

"Masih nunggu itikad baik Pak Gubernur Jambi BH 66** yang berisi mertuanya sebagai pelaku pernabrak ayah saya hingga lumpuh," tulisan dalam tangkapan layar tersebut. 

Kronologi

Saat ditelusuri, anak korban penabrakan wakil rakyat tersebut sempat mengunggah video kronologi yang menimpa sang ayah di akun Tiktoknya. 

Pada video yang beredar, tampak lokasi kecelakaan yang masih memperlihatkan dua mobil usai tabrakan terjadi. 

"Ayah saya sedang perjalanan dinas dari Kantor BNNK Batang Hari yang di dalamnya berisi empat personil, pagi sekitar jam 7 berangkat dari Kantor BNNK Batang Hari menuju Kota Jambi untuk dinas. Di perjalaan terjadilah keceakaan yang sangat fatal melibatkan mertua Gubernur Jambi," tulis anak korban di videonya. 

Baca Juga: Singgung Kasus Sambo, YLBHI Endus Dugaan Obstruction of Justice Dalam Kasus Pemerkosaan di Kemenkop UKM

"Mobl APV milik BNN vs Inova Hitam (Pemda) mobil  yang sedang berada di jalan tiba-tiba dari arah depan mobil Inova mengambil arah berlawanan sehingga terjadi kecelakaan," imbuhnya. 

Menurut keterangan video tersebut, pihak dari wakil rakyat terkait dikabarkan tidak mengalami luka serius. Berbeda dengan korban yang harus melakukan berbagai pengobatan.  

Pada video tersebut juga menampilkan saat sang ayah atau korban dibawa ke RSUD Batang Hari namun kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara untuk melakukan perawatan intensif.

Korban mengalami luka parah hingga beberapa kali harus dioperasi. Kaki dari korban juga sampai dipasang pen dan masih mengalami kelumpuhan. 

Load More