Diryanto atau Kodir selaku Asisten Rumah Tangga (ART) Ferdy Sambo mengaku tak tahu menahu soal sosok yang tertembak usai pembunuhan Brigadir J, saat ambulans datang ke rumah Duren Tiga.
Hal itu disampaikan Kodir ketika menjadi saksi di sidang obstruction of justice pada Kamis (24/11/2022).
Kodir mengaku baru masuk ke dalam rumah pada malam hari sekitar 20.30 WIB. Sebelum itu, dia sempat diminta Ferdy Sambo untuk memanggil mantan Kasatreskrim Jakarta Selatan Ridwan Soplanit, yang rumahnya berada tepat bersebelahan.
Terkait keterangan Kodir tersebut, Hakim Ketua Afrizal Hadi pun menanyakan soal sosok korban yang ditembak di rumah Ferdy Sambo.
ART Ferdy Sambo itu secara tegas menjawab belum mengetahui siapa yang tertembak.
"Masa iya belum tahu saudara?" tanya hakim.
"Belum tahu Yang Mulia," ulang Kodir.
"Pada waktu kedatangan ambulans kan kamu ada di situ," cecar hakim.
"Sebelum itu Yang Mulia, belum tahu," jawabnya.
Baca Juga: Baju Seksinya Kena Hujat, Amanda Manopo: Sudah Kayak Biduan Belum?
"Ya kan waktu ambulans datang ke situ kan juga sudah ada di situ. Saudara pastinya tidak akan meninggalkan tempat tersebut kalau tidak disuruh pergi dari situ kan. Nah pada waktu kedatangan ambulans itu pukul berapa?" turut hakim.
"Saya tidak ingat Yang Mulia," ungkap Kodir.
Hakim pun mengingatkan kembali bahwa Kodir menyampaikan ambulans datang pada pukul 19.30 WIB dan keadaan mulai ramai.
Selain itu, hakim membacakan lagi kesaksian Kodir yang berkata bahwa ART Ferdy Sambo mengatakan mendengar orang berbicara bahwa yang meninggal adalah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Kodir membetulkan ucapan hakim, namun dia mengaku tidak mengetahui siapa yang memberitahukan informasi terkait korban penembakan adalah Brigadir J.
Meski akhirnya dia tahu bahwa yang menjadi korban penembakan adalah Brigadir J, Kodir tak melihat persis kondisi jasad mendiang karena sudah terbungkus ketika dimasukkan ke ambulans.
Dia menambahkan tidak berani bertanya soal kejadian suara tembakan yang ada di rumah majikannya itu.
Berita Terkait
-
Kelicikan Pengacara Sambo Terbongkar Suruh Putri Candrawathi Pura-pura Covid, Benarkah?
-
Sempat Ada Transaksi Rp200 Juta ke Ricky Rizal, Isi Rekening Brigadir J Ternyata Hampir Rp100 Triliun
-
Sedang Sakit, Mengingat 6 Pengakuan Ketua RT Pensiunan Jenderal di Kompleks Rumah Sambo
-
Ungkap Ekspresi Ferdy Sambo usai Brigadir J Tewas, PRT Kodir sampai Gak Berani Bicara: Matanya Merah
-
PRT Ngaku CCTV di Kompleks Duren Tiga Didanai Ferdy Sambo, Hakim Tak Percaya Omongan Kodir: Ah Yang Benar
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring