/
Sabtu, 26 November 2022 | 18:06 WIB
Megawati Soekarnoputri ((Suara.com/Oke Atmaja))

Puan Maharani memang sudah lama disebut-sebut sebagai penerus trah Soekarno di kancah perpolitikan Indonesia. Namun siapa sangka, rupanya Puan tak menjadi satu-satunya.

Pasanya, Megawati Soekarnoputri disebut tengah menyiapkan anak lanangnya atau putranya untuk melenggang di kursi tertinggi PDI Perjuangan

Hal ini dinyatakan oleh Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga. 

Diketahui belakangan Megawati menugaskan putranya yang merupakan kakak dari Puan Maharani, yakni Muhammad Prananda Prabowo sebagai Kepala Pusat Analisa dan Pengendali Situasi PDIP.

Jabatan strategis di PDIP itu yang menurut Jamiluddin bakal mengantarkan Prananda jadi ketua umum PDIP menggantikan Megawati. 

"Megawati tampaknya sengaja memagangkan Prananda di Pusat Analisis dan Pengendalian Situasi sebelum menyerahkan jabatan ketua umum kepada anaknya tersebut," kata Jamiluddin di Jakarta, Jumat (25/11) seperti yang dikutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com. 

Menurut Jamaludin, penempatan Prananda juga sebagai manuver Megawati untuk membungkam pergerakan kader yang ingin memimpin PDIP sepeninggalan Mega nantinya. 

"Megawati ingin membagi peran berbeda pada anaknya. Prananda diharapkan untuk mengemban komando di internal PDIP,” imbuhnya.

Berbeda dengan Prananda, Megawati di sisi lain juga diprediksi menempatkan Puan Maharani di Pilpres 2024 mendatang. 

Baca Juga: Hasil Uji Coba: Persis Solo Dihajar Lima Gol Persebaya Surabaya di Stadion Manahan

Langkah Megawati disebut Jamaludin sebagai bentuk mempertahankan trah Soekarno di perpolitikan Indonesia sebelum auranya meredup.

"Momentum itu hanya tinggal pada 2024. Sebab setelah itu [2024] aura kepemimpinan Megawati tampaknya akan meredup.” 

Load More